Connect with us

Politik

Kader PDIP Amari Tutup Usia

Diterbitkan

,

Amari, Kader PDIP Kabupaten Malang meninggal di RSUD dr Moewardi Solo. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tiga kader PDIP Kabupaten Malang meninggal dunia. Amari, menutup usia Kamis (19/11) di RSUD Dr Moewardi Surakarta.

Dialah satu dari tiga korban kecelakaan mobil di Sragen. Meninggalnya Amari memastikan tak ada korban selamat dalam kecelakaan.

Hariyanto, meninggal seketika di lokasi kecelakaan, Jumat (13/11). Hari Sasongko, tutup usia Rabu kemarin (18/11).

Sekarang, Amari ikut tutup usia. Dia meninggal di RSUD dr Moewardi jam 15.30.

“Kami meresa kehilangan. Tiga kader terbaik PDIP Kabupaten Malang telah tiada. Mereka orang yang baik. Mereka juga berjasa bagi PDIP Kabupaten Malang,” ungkap Zulham Mubarak, Anggota Badan Pemilu DPD PDIP Jatim, saat dikonfirmasi, Kamis (19/11).

Amari menjalani perawatan sejak Jum’at (13/11). Amari juga sempat sadar dan memberi harapan bagi keluarga.

“Tapi mungkin karena lukanya cukup parah, beliau meninggal dunia. Lukanya di bagian kepala dan dada,” katanya.

Amari menjabat Ketua Taruna Merah Putih Kabupaten Malang. Dia juga disebut-sebut sebagai sosok calon dewan PAW.

Harusnya, dialah yang menggantikan Didik Gatot Subroto. Karena, Didik maju sebagai Cawabup Pilkada Kabupaten Malang 2020.

“Ya, beliau adalah kandidat pengganti Pak Didik. Surat PAW-nya sudah diajukan ke DPP PDIP. Bahkan sudah diproses,” tukas Zulham.

Sebelumnya, Jum’at (13/11), rombongan kader PDIP Kabupaten Malang kecelakaan. Lokasi kecelakaan di Sragen, tol Solo-Ngawi.

Dalam rombongan ada tiga orang. Yakni Hariyanto, Hari Sasongko dan Amari. Mereka harusnya ke Yogyakarta. Ini dalam rangka kunker DPRD Kabupaten Malang.

Tapi, takdir berkata lain. Mobil yang mereka tumpangi menabrak truk. Hariyanto meninggal seketika.

Sedangkan Hari Sasongko dan Amari dirawat di Solo. Hari Sasongko meninggal Rabu kemarin. Sementara, Amari dikabarkan tiada, Kamis hari ini.(im/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Hindari Kerumunan, DPRD Helat Vaksinasi Tahap 2 di Kantor DPRD Kota Malang

Diterbitkan

,

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika saat mendampingi prosesi vaksinasi tahap 2 anggota DPRD Kota Malang, Pujianto (Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Anggota DPRD Kota Malang mengikuti vaksinasi tahap dua Kota Malang, Rabu (24/2). Sebab mereka juga termasuk dalam petugas pelayanan publik.

Agenda vaksinasi terhelat di Kantor DPRD Kota Malang, diikuti oleh 35 anggota. Rencana sebelumnya sempat dijadwalkan tergelar di RS Melati Husada.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika membenarkan. Tujuan pergantian lokasi vaksinasi untuk menghindari kerumunan.

“Kami takutkan jika ramai-ramai di situ (RS Melati Husada), akan melanggar protokol Covid-19,” ungkap Made, sapaannya, kepada wartawan, Rabu (24/2).

“Sehingga kami tawarkan di sini (Kantor DPRD Kota Malang) karena gedung kami lebih luas, jadi tidak menganggu pasien lain,” tambahnya.

Made menerangkan bagi anggota yang ingin mengikuti vaksinasi harus lolos tiga syarat. Pertama, harus berusia 19-59 tahun.

“Kedua, selama tiga bulan terakhir tidak terkonfirmasi positif Covid-19. Ketiga harus sehat lahir batin, dan keluarga di rumah tidak sedang sakit,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendataan, dari 45 anggota DPRD Kota Malang, tersisa 35 anggota yang memenuhi syarat dan bisa mengikuti tahapan vaksinasi.

“Dari hitungan saya yang memenuhi syarat sebanyak 35 dewan. Dari sisi usia ada 7 orang yang tidak bisa, dari sisi yang pernah terjaring positif/OTG sementara yang tiga bulan terakhir ini cuman 3 orang,” ujarnya.

Politisi PDIP itu pun mengusahakan agar ASN dan TPOK di bawah naungan Sekertaris Dewan bisa mengikuti vaksinasi.

“Saya harapkan ASN dibawah pak sekwan dan TPOK semua harus vaksin supaya sama ketahananya. Jangan sampai dewannya saja yang kebal dan aman Covid-19, tapi ASN dan TPOK malah yang tidak,” tutupnya. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca

Politik

Invitasi Menulis DPC PDIP Kota Malang Berhadiah Rp 10 juta

Diterbitkan

,

Invitasi Menulis DPC PDIP Kota Malang Berhadiah Rp 10 Juta
PDIP Kota Malang menggelar invitasi menulis solusi banjir untuk HUT ke-48.

 

KABARMALANG.COM – Invitasi menulis DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Malang berhadiah Rp 10 juta. Ini sekaligus memperingati HUT ke-48 PDIP. Sehingga, partai berlogo banteng siap menggelontor hadiah.

Sementara, temanya “Solusi Mengatasi Banjir di Kota Malang”. Ini mengajak masyarakat peduli lingkungan. Kepedulian itu bisa tertuang dalam karya tulis pendek populer.

DPC PDIP Kota Malang bekerja sama dengan media partner. Yaitu kabarmalang.com dan tugumalang.id.

Kabar Lainnya : Idul Kurban, DPC PDI Perjuangan Kota Malang Sembelih 5 Sapi dan 12 Kambing.

20 tulisan solutif menarik mendapat uang pembinaan Rp 500 ribu. Setiap peserta juga memperoleh e-sertifikat invitasi menulis dari DPC PDIP Kota Malang.

Peserta adalah masyarakat umum. Naskah harus merupakan hasil karya pribadi. Larangan keras terhadap pelaku plagiasi.

Selain itu, naskah harus orisinil. Serta belum pernah terbit di mana pun. Setiap peserta hanya bisa mengirim satu naskah.

Sementara, ketentuan naskah antara lain ukuran laman MS Word A4. Times New Roman 11 pt dengan spasi 1,5.

Kemudian, margin normal rata kiri kanan (align justify). Sedangkan, panjang naskah maksimal 2000 karakter.

File tersimpan dalam format pdft. Dengan titel file : SolusiBanjirMlg_Nama Penulis_Judul. Peserta juga mengunggah karyanya di bit.ly/Invitasimenulismlg.

Peserta juga wajib mengunggah karya di feed Instagram. Dengan hastag #DPCPDIPKotamalang dan #HUT48PDIP. Tag juga Instagram @kabarmalang_com dan @tugumalangid.

Pendaftaran dan pengiriman naskah mulai 15 Februari. Sementara, batas pengiriman naskah 13 Maret 2021.

Penilaian evaluasi tulisan adalah 13-14 Maret 2021. Selanjutnya, pengumuman 15 Maret 2021.

Tidak ada biaya pendaftaran alias gratis. Informasi lebih lanjut hubungi Dicky : 0856-4849-7323.

Kabar Lainnya : DPC PDIP Kota Malang Resmi Adukan Pembakar Bendera Partai ke Polresta.

Ketua DPC PDIP Kota Malang I Made Rian DK membenarkan. Invitasi menulis merupakan rangkaian HUT ke-48, 10 Januari lalu.

“Selama ini banjir terus melanda Kota Malang. Sementara, kami dari partai politik yang duduk di DPRD. Tentu ingin menyerap langsung ide-ide mengatasi masalah perkotaan,” ujar Made yang juga Ketua DPRD Kota Malang.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

PKS Kota Malang 2020-2025 Pelantikan Ajak Kolaborasi Millenial

Diterbitkan

,

PKS Kota Malang 2020-2025 Pelantikan Ajak Kolaborasi Millenial
Agenda pelantikan Kepengurusan MPD, DPD dan DED PKS Kota Malang periode 2020- 2025, di Gedung DPRD Kota Malang (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COMDPW PKS melantik pengurus DPD Kota Malang, Minggu (21/2). Pelantikan terhelat virtual, bersamaan dengan 38 Kabupaten/Kota se-Jatim.

MPD, DPD dan DED PKS Kota Malang 2020-2025 juga terlantik. Pelantikan virtual terhelat di Gedung DPRD Kota Malang.

Ernanto Djoko Purnomo, Ketua DPD PKS Kota Malang terpilih mengamini. Usai pelantikan, kepengurusannya bakal berkolaborasi dengan kaum millenial.

“50 persen pemilih PKS di Pemilu 2019 anak muda. Pemilu 2024, kami ingin meningkatkan milenial pemilih PKS,” ujar Djoko, sapaannya, kepada wartawan, Minggu (21/2).

Kabar Lainnya : PKS Launching Hari Aspirasi dengan Makan Sate Bareng Dewan.

Djoko menegaskan PKS bakal menjadikan milenial subjek politik. Karena, mereka bukan objek politik. PKS siap mendorong milenial aktif aktulisasi diri dan berkarya.

“Pengurus ini pun 50 persen isinya milenial. Misalnya di Bidang Kepemudaan. Kabidnya Fikri Ghifari berusia 26 tahun. Anggota termudanya Alif Sakti usianya baru 22 tahun,” jelas Djoko.

Dia mengatakan pelantikan tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas. DPD PKS Kota Malang juga mendorong efektivitas kinerja.

Termasuk, kaderisasi dalam kepengurusan partai. Karena itu, milenial pun masuk dalam kepengurusan. Dia memastikan ini adalah perubahan untuk kemajuan partai.

“Bukan sekadar rutinitas organisasi lima tahunan. Ini untuk penyegaran pengurus. Bertujuan mendukung anggota partai yang professional. Serta membangun citra positif partai di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kabar Lainnya : Peduli Krisis Air Bersih, Fraksi PKS Menyalurkan Bantuan di Wilayah Terdampak.

Harapannya, kepengurusan baru bisa memajukan DPD PKS Kota Malang. Kemudian mencapai target dan arah kebijakan partai.

“Mampu membawa kemajuan, manfaat yang luas. Kemudian memberi kontribusi dan pelayanan terhadap masyarakat Kota Malang,” terangnya.

“Seperti tagline PKS. Yakni bersama melayani rakyat dan tagar #pkspelayanrakyat,” lanjut pria bersemangat milenial ini.

Pelantikan ini adalah amanat Musda ke V. Musyawarah juga sudah tergelar Desember tahun lalu. Musda ini merancang kepengurusan 2020-2025.

“Ini juga upaya menjawab berbagai tantangan di era milenial,” tambahnya.

Lima anggota fraksi PKS Kota Malang juga masuk kepengurusan. Mereka pun ikut dilantik hari ini.

“Yakni Asmualik, Kabid Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada. Lalu,  Bayu Rekso, Kabid Bidang Pemberdayaan Jaringan Ekonomi,” tutur Djoko.

Kabar Lainnya : Kabid Disporapar Meninggal, Kantor Tutup Sementara.

Selanjutnya Rokhmad, Kabid Bidang Pekerja Petani dan Nelayan. Kemudian Ahmad Fuad, Kabid Bidang Hukum dan Kebijakan Publik.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com