Connect with us

Kabar Batu

Soal SMPN Pendem, Kades Tunggu Surat Dindik

Diterbitkan

||

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pembangunan SMP Desa Pendem Junrejo belum diketahui Pemdes Pendem. Meski begitu, Pemdes menyambut baik wacana ini.

Pendirian sekolah baru dianggap bisa membantu pendidikan warganya. Supaya, anak desa Pendem tidak terlalu jauh sekolah. Serta, mencegah mereka dianak tirikan sistem zonasi.

“Belum ada pemberitahuan apapun. Kami akan musdes ketika mendapatkan surat Dindik Kota Batu,” terang Kades Pendem, Tri Wahyu Efendi Jumat siang (6/11).

Dia mendukung pembangunan sekolah tersebut. Pemdes Pemdem menyiapkan lahan seluas 4300 meter persegi.

Pendik, sapaannya, menyebut lokasi sekolah dekat dengan Arhanud. Lokasi ini memiliki fasilitas kolam renang.

Serta, lapangan voli dan akses jalan yang memadai. Namun, semua proses harus melalui musdes.

Mengingat Tanah Kas Desa tidak boleh berkurang. Karena, TKD adalah untuk kepentingan desa.

Jika daerah membutuhkan, TKD harus ada gantinya yang sepadan. Ini sesuai dengan Permendagri No 1 tahun 2016.

Terpisah, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Batu Ludi Tanarto mengamini. Dia membenarkan adanya wacana tukar guling dari pemerintah daerah.

Sehingga, lahan tidak menjadi masalah hukum.

“Anggaran 2021 masih belum kami anggaran. Karena status tanah belum jelas. Kalau awal tahun selesai, bisa dikerjakan di PAPBD 2021,” imbuhnya.

Dia berharap sekolah baru bisa terealisasi. Dengan cara, memberikan legalitas yang jelas.(arl/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Dinsos Beri Insentif, DPUPR Bangun Guiding Block

Diterbitkan

||

Ilustrasi jalur pedestrian yang belum memiliki guiding block. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota Batu sudah mengucurkan insentif sebesar Rp 1,05 miliar bagi penyandang disabilitas.

Rencananya, sebanyak 175 penyandang disabilitas kurang mampu, yang mendapatkan bantuan tersebut.

Insentif sudah disalurkan sepanjang tahun ini. Langkah ini sebagai bentuk pelayanan Dinsos Kota Batu terhadap penyandang disabilitas.

“Insentif sebesar Rp 500 ribu per bulan. Tahun depan akan ada peningkatan. Penerimanya menjadi sekitar 200 warga,” jelas Kadinsos Kota Batu Ririck Mashuri kepada Kabarmalang.com, Kamis siang (3/12).

Program pemberian insentif sudah menjadi agenda tahunan sejak 2014. Tapi, menurut Ririck, program Dinsos untuk penyandang disabilitas bukan insentif saja.

Ririck menerangkan penyandang disabilitas juga mendapatkan pelatihan membatik. Hanya saja, tahun ini gagal dilakukan karena penanganan Covid-19.

“Pernah juga pelatihan komputer namun peminatnya kurang. Tahun depan mungkin seminar motivasi penyandang disabilitas. Program lainnya masih kami susun,” imbuhnya.

Dinsos berupaya mendampingi dan melayani penyandang disabilitas Kota Batu.

Sementara itu, DPUPR Kota Batu turut menyiapkan program ramah disabilitas. Pedestrian Kota Batu akan dibangun guiding block.

Anggarannya mencapai Rp 6 miliar di tahun 2021. “Rp 4 miliar untuk pembangunan guiding block baru. Rp 2 miliar untuk perawatan,” terang Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nur Hidayat terpisah.

Pihaknya berharap guilding block bisa memudahkan penyandang disabilitas. Dengan tidak ragu untuk berjalan-jalan di jalur pedestrian.

Alfi mengaku, pembangunan guiding block saat ini masih 30 persen. Yaitu di Jalan Gajahmada, Jalan Sultan Agung dan Jalan Bromo,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Jelang Pilkada, Ratusan Polisi Batu Rapid Tes

Diterbitkan

||

Rapid test kepada anggota Polres Batu yang akan bertugas di Pilkada Kabupaten Malang (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Polres Batu menggelar rapid test untuk 250 anggotanya. Sebagai deteksi dini sebelum pengamanan Pilbup Malang 2020, rencananya digelar enam hari lagi.

Untuk diketahui, ada tiga kecamatan di Kabupaten Malang, masuk wilayah hukum Polres Batu.

Yaitu, Kasembon, Pujon dan Ngantang. Kesemuanya berada di sisi barat dari Kota Batu. Sebanyak 256 personel Polres Batu diterjunkan untuk pengamanan selama pelaksanaan Pilbup.

“Ada tambahan BKO dan Brimob Polda Jatim 30 personel,” terang Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, di klinik pratama Polres Batu, Kamis (3/12/2020).

Catur membeberkan, bagi anggota yang kedapatan hasil dari tes cepat reaktif, maka langsung akan menjalani swab.

Catur juga menegaskan, swab massal digelar untuk mencegah adanya klaster baru selama pelaksanaan pengamanan Pilbup Malang 2020.

Catur berharap rapid test, dapat memaksimalkan kerja kepolisian. Dengan kesehatan terjaga, personel bisa mengamankan pelaksanaan Pilbup dengan optimal.

Ratusan personel Polres Batu akan disebar merata di tiga kecamatan. Khusus, Kecamatan Ngantang, aman ditambah personel dari Polda Jawa Timur.

“Anggota Polres Batu disebar rata di Pujon dan Kasembon. Sisanya di Ngantang dan ditambah BKO Polda Jatim,” ujarnya.

Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo.

Kota Batu memang bukan wilayah Kabupaten Malang. Tapi, pelaksanaan Pilbup menjadi sorotan Pemkot Batu.

Terutama dalam ketaatan menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, Ngantang, Pujon dan Kasembon berbatasan dengan Kota Batu. Mobilitas warganya juga melintasi tiga kecamatan ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Kartika Trisulandari, mengungkapkan, disiplin warga untuk menjalankan protokol kesehatan menjadi hal penting.

“Harus memperhatikan protap dengan ketat. Kita tidak ingin Pilkada menimbulkan klaster baru,” pungkasnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Satu Pegawai Positif, BPN Batu Tutup

Diterbitkan

||

Kawasan Kantor BPN Kota Batu, Kamis (3/12) (Foto : Arul)

 

KABARMALANG.COM – Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Batu menutup pelayanan. Langkah ini menyusul satu pegawai dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil swab.

“Ada satu pegawai kami terkonfirmasi setelah swab. Kami langsung melakukan penyemprotan disinfektan. Kami juga melakukan rapid test dan test swab,” jelas Kepala BPN Kota Batu Haris Suharto saat diwawancarai Kabarmalang.com, Kamis (3/12).

Dia telah melaporkan kasus ini ke BPN tingkat provinsi. BPN Jatim akhirnya memerintahkan penghentian pelayanan selama tiga hari.

Setidaknya ada 69 pegawai BPN Kota Batu menjalani rapid tes dan swab. Tes cepat diberlakukan untuk 58 pegawai.

Sementara, 10 lainnya menjalani swab. Karena mereka memiliki riwayat kontak erat dengan satu pegawai yang terkonfirmasi Covid-19.

“10 orang ini kontak langsung dengan pegawai yang positif. Satu pegawai sisanya melakukan tes mandiri,” terang Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Kota Batu, Kuncoro Bhakti Hanung Prihanto terpisah.

Swab test pegawai BPN Kota Batu (Foto : Istimewa)

Menurut Hanung, pelayanan akan kembali dibuka pada Senin pekan depan.

Pantauan Kabarmalang.com, kantor BPN Kota Batu nampak sepi. Karena aktifitas kegiatan pelayanan berhenti.

Beberapa pegawai terlihat berada di depan kantor. Mereka menjaga pintu masuk. Selain itu, pengumuman penghentian sementara layanan juga dipasang.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Disparbud Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Perumda Tirta Kanjuruhan

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com