Connect with us

Kabar Batu

Bahas Damri, Korembi Batu Temui DPRD

Diterbitkan

,

Suasana hearing di Gedung DPRD Kota Batu, Selasa siang. (Foto : Arul)

 

KABARMALANG.COM – Kemunculan Damri jalur Bromo mengubah tatanan wisata Kota Batu. Komunitas Rental Mobil (Korembi) Korwil Batu menemui DPRD.

Korembi membahas trayek baru Damri turunan pemerintah pusat. Korembi tidak menolak keberadaan DAMRI.

Tapi, ada catatan dari Korembi untuk DAMRI.

“Jangan sampai DAMRI ikut menjual produk wisata Kota Batu. Soalnya sudah bukan ranah mereka,” ungkap Ketua Korembi Korwil Batu Zainudin, Selasa (3/11).

Dia berharap DAMRI tidak menyaingi usaha wisata Kota Batu. Karena, sekarang adalah masa pemulihan usaha wisata.

DPRD Kota Batu menampung usulan Korembi. Saat ini ada 7 unit DAMRI yang beroprasi.

“Nah, ini jangan ditambah lagi. Jangan sampai DAMRI mengantarkan ke tempat wisata lain. Karena tujuannya hanya ke Bromo,” terang Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari.

Didik Machmud, anggota Komisi C juga mengamini. Dia minta DAMRI jangan mengambil penumpang di jalanan.

“Supaya keberlangsungan Korembi ini bisa terus berjalan. Travel juga bisa bekerjasama dengan Disparta. Yang notabene selalu memiliki event. Travel bisa mengantarkan wisatawan ke desa wisata Kota Batu,” tegasnya.

Sementara, Muhammad Chaerul, anggota Komisi C berbeda pandangan. Menurutnya, keberadaan DAMRI Kota Batu menyaingi travel.

“Mereka muncul ketika pelaku usaha mulai mencoba bernafas. Harusnya memang ada izin dan sosialisasi,” paparnya.

Pemkot Batu menyebut DAMRI bukan program daerah. DAMRi adalah program turunan pusat. Sehingga mereka telah memiliki izin dari provinsi.

“Daerah juga sudah diberi tahu sosialisasi. Namun belum secara menyeluruh. Izinnya bukan di pemerintah daerah,” ujar Kepala Dishub Kota Batu Imam Suryono.(arl/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih