Connect with us

COVID-19

Dies Natalis, FKH UB Gelar Seminar Internasional

Diterbitkan

,

FKH menggelar seminar internasional secara daring dalam rangka dies natalis ke-12. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Satgas Covid-19 nasional mendorong praktik One Health di Indonesia. Ini ditegaskan jubir Satgas Covid-19 Indonesia.

Yaitu, Prof drh Wiku Bakti Bawono Adisasmito, MSc PhD. Prof Wiku memaparkan ini dalam seminar internasional FKH UB. Yang dihelat 30-31 Oktober dan 1 November 2020.

“One Health adalah mewujudkan satu sistem data. Lalu, membangun ketahanan kesehatan masyarakat melalui pemantauan perubahan perilaku. Dan, menghubungkan bangsa dengan komunitas nasional dan internasional,” ujar Prof Wiku saat menjadi keynote speaker secara daring.

Menurut Prof Wiku, One Health mendorong integrasi pengendalian pandemi. Ilmu kedokteran hewan, ikut berperan dalam upaya ini.

“Ilmu kedokteran hewan, juga berkontribusi dalam penciptaan vaksin Covid-19,” kata Prof Wiku.

Obat antivirus ini dikembangkan agar efektif pada manusia. Namun, untuk menguji itu, ada laboratorium veteriner. Yang menjadi area tes efektivitas vaksin.

Sementara, keynote speaker lainnya adalah Fred Unger DVM PhD. Dia peneliti International Livestock Research Institute (ILRI) Vietnam.

Menurutnya, one health mendukung kontribusi kedokteran hewan. Untuk, mencapai satu kesehatan dunia.

Fred memprioritaskan sistem keamanan pangan. Terutama pangan asal hewan.

Menurutnya, keamanan pangan adalah persoalan kesehatan masyarakat dunia.

“Kontaminasi kimia dan mikrobiologis pada pangan mungkin terjadi. Termasuk, bahaya potensi Covid-19 dikaitkan dengan pasar tradisional,” ujarnya.

Seminar Diikuti Pakar dan Akademisi Dunia

Konferensi internasional FKH UB menghadirkan banyak pembicara. Yaitu Prof Junpei Kimura dari Seoul National University Korsel.

Lalu, Prof Mitsuhiko Asakawa DVM MSc PhD Dipl JCZWM. Dia dari Rakuno Gakuen University Jepang.

Seminar internasional virtual tersebut dihadiri ratusan peserta. Mereka berasal dari berbagai multidisiplin ilmu.

Peserta tak terbatas dari fakultas kedokteran hewan Indonesia. Namun juga disiplin ilmu lain.

Seperti, peternakan, kedokteran, dan biologi dari negara ASEAN. Ada pula peserta dari negara lain.

Yaitu, Columbia, Belgia, Korea Selatan, Jepang, Amerika, dan New Zealand. Ada 90 orang menyampaikan hasil riset dalam seminar ini.

FKH UB sendiri menjadi penyelenggara. Tajuk seminar internasional adalah 3rd International Conference on One Health (ICOH).

Ini adalah acara tahunan. Serta, rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-12 FKH UB.(carep-05/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Dandim-Kapolresta Resmikan KTS Dan Posko, Razia Masker Jalan Terus

Diterbitkan

,

Dandim-Kapolresta Resmikan KTS Dan Posko, Razia Masker Jalan Terus
Letkol Arm Ferdian Primadhona dan Kombespol Leonardus Simarmata. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dandim-Kapolresta terus mendorong kesuksesan PPKM mikro. Jumat (26/2), keduanya meresmikan Kampung Tangguh Semeru dan posko.

Yakni di RW 01 Kelurahan Penanggungan Kecamatan Klojen. Dandim-Kapolresta hadir bersama jajarannya.

Masyarakat posko PPKM mikro pun menyambut kedatangan keduanya. Sejak awal masuk, protokol kesehatan pun terlaksana ketat.

Dua pejabat ini pun wajib menjalankan prokes. Sebelum masuk, pejabat Forkopimda Kota Malang pun harus cuci tangan.

“Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak. Termasuk keterlibatan masyarakat dalam mencegah penyebaran covid-19. Yakni, dengan melahirkan Kampung Tangguh Semeru,” kata Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata.

Kabar Lainnya : Forkopimda Kabupaten Malang Tinjau Dua Kampung Tangguh Semeru.

Menurutnya, pembangunan KTS adalah wujud kepedulian masyarakat. Serta, niatan baik untuk menghindarkan Kota Malang dari penyakit.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona pun sepaham. Menurut Ferdian, KTS dan posko PPKM mikro adalah garda depan.

Masyarakat juga bisa aktif membantu menanggulangi covid-19. Sehingga, Ferdian mengapresiasi masyarakat RW 01 Penanggungan.

“KTS dan posko PPKM mikro sangat efektif. Karena, berfungsi menanggulangi penyebaran covid-19,” sambungnya.

Peresmian KTS dan posko PPKM mikro ditandai pemotongan tumpeng. Kemudian, Forkopimda Kota Malang juga menyerahkan bantuan sembako.

Dengan harapan, bisa membantu logistik ketahanan pangan KTS.

Sementara itu, Kodim dan Polresta juga getol operasi. Forpimcam Blimbing menghelat operasi PPKM mikro, Jumat (26/2).

Sasarannya adalah wilayah Arjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang.  Petugas gabungan pun membagikan masker kepada warga.

Serta, memberikan imbauan pelaksanaan 3M. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Petugas gabungan terdiri dari Koramil dan Polsek Blimbing. Kemudian, petugas Kecamatan Blimbing.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Posko PPKM Mikro Terus Bertambah di Kota Malang

Diterbitkan

,

Petugas posko PPKM mikro di Jalan Ki Ageng Gribig saat memberikan masker gratis kepada warga. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Visi Kota Malang melahirkan banyak posko PPKM mulai terealisasi. Posko-posko PPKM mikro pun mulai berdiri.

Jumat (26/2), dua posko PPKM mikro beroperasi di dua kawasan. Yaitu, Jalan Ki Ageng Gribig Kedungkandang. Kemudian, Jalan Tenaga, Blimbing.

Lurah Kedungkandang, Ahmad Imam Muji memimpin pemantauan posko. Dia bekerja bersama Kasi Trantib-nya. Kemudian, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan anggota TNI AU.

Kabar Lainnya : Mini Block Office Kota Malang Resmi Berdiri.

Di sekitar posko, tim gabungan juga melakukan pembagian masker. Sasarannya adalah warga perkampungan sekitar.

Petugas juga blusukan ke jalan-jalan permukiman. Sembari menyampaikan pesan protokol kesehatan.

Hal senada juga terjadi di posko PPKM mikro Jalan Tenaga. Semua petugas standby di posko.

Kabar Lainnya : Visi Kota Malang Ramah Lansia, Dimulai dari Kelurahan.

Sembari, memantau keamanan dan pelaksanaan prokes. Rony Kuncoro, Lurah Blimbing, memimpin posko ini.

Kasi Trantib Blimbing juga berjaga di lokasi. Termasuk, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Blimbing. Ada pula TNI AU. Serta, anggota linmas setempat.

Sebelumnya, Kodim 0833 Kota Malang sudah siap mendukung PPKM mikro. Dalam rapat Forpimda, Kodim bakal menerjunkan pasukannya.

Kabar Lainnya : Percepatan Penanganan Covid-19, Gubernur Jatim Pimpin Langsung Vidcon.

Termasuk, BKO dari dua matra lainnya. Yakni, TNI AU dan AL.

“Jangan lengah. Jangan kendor. Kasus covid-19 Kota Malang terus menurun. Maka, kita juga harus tetap konsisten menegakkan prokes,” ujar Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona, di Balaikota Malang.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Forkopimda Kota Malang Antisipasi Potensi Konflik Saat Pandemi

Diterbitkan

,

Forkopimda Kota Malang Antisipasi Potensi Konflik Saat Pandemi
Rakor Forkopimda Kota Malang di Balaikota, Kamis (25/2). (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Forkopimda Kota Malang mengantisipasi sejumlah potensi konflik saat pandemi. Beberapa isu vital pun menjadi pembahasan rakor Forkopimda.

Antara lain hoaks soal covid-19. Kemudian, potensi gesekan relokasi Pasar Besar. Serta, keputusan Kemensos meniadakan bantuan ahli waris korban covid-19.

Wali Kota Malang, Sutiaji menekankan pentingnya deteksi dini. “Perlu adanya antisipasi pemelintiran informasi soal vaksin. Sehingga, masyarakat yang belum vaksinasi tidak terpengaruh,” ujar Sutiaji di ruang sidang Balaikota Malang, Kamis (25/2) sore.

Kabar Lainnya : Walikota Sutiaji Buka Sosialisasi Penyelamatan Arsip Vital OPD.

Wali Kota Malang berharap jajarannya kompak dengan TNI-Polri. Serta, selalu menjalin komunikasi dengan tokoh agama.

“Sehingga, konflik apapun dapat teratasi dengan kebersamaan,” tambah Sutiaji.

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata mengamini. Menurutnya, deteksi dini sangat vital bagi keamanan wilayah.

“Kita perlu mewaspadai setiap penonjolan yang ada. Apabila terlambat mendeteksi dini, kita juga akan terlambat penanganan. sehingga perlu sinergitas dengan semua elemen,” tegasnya.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadona juga sepakat. Cuaca sedang tidak pasti belakangan ini.

“Cuaca saat ini sedikit ekstrem. Sehingga perlu waspada terhadap bencana. Perlu waspada juga keberadaan permukiman di pinggiran sungai,” tandasnya.

Dandim menambahkan, elemen Forkopimda Kota Malang tidak boleh kendor. Memang, jumlah pasien positif terus menurun.

Dia juga bersyukur tren Kota Malang semakin membaik. Tetapi, Ferdian mengingatkan agar Forkopimda Kota Malang tidak terlena.

“Tidak boleh terlena. Kita semua harus tetap waspada terhadap covid-19. Terutama terhadap OTG yang benar-benar tidak dapat tertebak,” sambungnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com