Edukasi
Ketua Prodi S-2 Komunikasi FISIP-UB Bicara Soal Kebebasan Pers

KABARMALANG.COM – Rahmat Kriyantono, S. Sos, M. Si, Ph. D, Ahad, Ketua Prodi S-2 Komunikasi FISIP-UB, (31/10) berpendapat terkait pemuatan karikatur yang dinilai umat Islam menghina Rasulullah Muhamad di Media Perancis.
Menurutnya, negara-negara yang katanya menganut kebebasan berpendapat, kebebasan pers dan menghargai pendapat individu itu perlu berpikir ulang lagi. Karena tidak ada kebebasan yang mutlak, kebebasan harus terbatas, walaupun tidak ada yang membatasi.
Doktor lulusan school of Communication Edith Cowan University, Western Australia tersebut mengatakan, peristiwa penghinaan tersebut terjadi bukan kali pertama. Namun selalu berulang di beberapa negara Eropa, seperti Denmark dan Perancis.
Menurutnya, kebebasan itu ada, namun tidak akan pernah ada kebebasan yang mutlak. Karena selalu ada sesuatu yang membatasi kebebasan tersebut, atau dibatasi kebebasan orang lain.
“Orang tentu bisa berlari, tetapi tentu tidak bisa lari jauh sekali tanpa berhenti, misalnya sampai ratusan km,” ujar Rahmat.
Dosen Jurusan Komunikasi UB tersebut menilai makna kebebasan pers harus dipahami media massa.
Kebebasan pers bukan bebas sebebas-bebasnya. Namun, bebas yang bertanggung jawab, yaitu tanggung jawab memajukan bangsa, tanggung jawab menjaga harmoni dan keutuhan bangsa dan masyarakat dunia.
“Kebebasan media massa harus dapat mempertimbangkan dampak negatif yang mungkin timbul dari dimuatnya berita,” tegas Rahmat.
Maka dari itu Rahmat menegaskan, karikatur yang menjadi bentuk ekspresi individu seharusnya ada batasnya. Jangan sampai kepercayaan umat Islam diganggu. Kebebasan beragama orang lain harus dihormati kebebasan pers.
Menurut Rahmat, seharusnya Presiden Perancis Macron meminta maaf karena ada elemen masyarakat Prancis yang melukai hati umat Islam. Tapi, umat Islam harus bijak meresponnya.
“Saya tidak setuju juga atas aksi pemenggalan itu. Persoalan itu lebih baik diselesaikanmelalui jalur hukum,” tutup Rahmat. (alv/fir)
Peristiwa21 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa19 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa15 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Pemerintahan14 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga10 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi23 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266
Serba Serbi10 menit agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu 28 Oktober 2026 Cerah Berawan Hingga Hujan Petir





























