Connect with us

Pemerintahan

Kota Malang Terima Penghargaan Dari Kemendagri

Diterbitkan

||

Wali Kota Malang Sutiaji saat menerima penghargaan Kemendagri, diserahkan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMKota Malang menerima penghargaan penyelenggaraan pemerintah daerah. Wali Kota Malang, Sutiaji, mewakili masyarakat menerima penghargaan ini.

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Seremoni ini dihelat di gedung Grahadi Jatim, Jumat malam (16/10).

“Selamat atas raihan prestasi yang diukir oleh Kota Malang ini,” kata Sutiaji. Ada dua prestasi yang dicapai Kota Malang.

Pertama, penghargaan penyelenggaraan pemerintah daerah. Skor Kota Malang 3,3679 dari indeks 4.

Kedua, Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD). Kota Malang diberi predikat status kinerja sangat tinggi.

Dua penilaian itu datang dari Kemendagri RI. “Terima kasih seluruh bupati/wali kota dan ASN. Yang sudah memaksimalkan ikhtiarnya. Sehingga capaiannya kategori sangat tinggi,” ujar Khofifah, Jumat malam.(carep-04/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Kayutangan Belum Ditutup, Banner Imbauan Terpasang

Diterbitkan

||

Banner himbauan pembangunan Kayutangan di Jalan Basuki Rahmat (Foto: Fathi)

KABARMALANG.COM – Sosialisasi rekayasa lalin Kayutangan terus digalakkan Dishub Kota Malang. Salah satu satunya dengan memasang banner himbauan.

Ini terpantau Kabarmalang.com, Sabtu sore (31/10). Terlihat beberapa banner sudah terpasang di sekitar Kayutangan.

Yakni, Jalan Jenderal Basuki Rahmat. Tepat di samping kanan Toko Buku Gramedia. Lalu ada juga di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Pembangunan akan dimulai pada hari Senin nanti, (2/11). Lalu lintas di Kayutangan sejauh ini  masih tampak normal seperti biasanya.

Warga sudah cukup tahu adanya rencana pembangunan. Contohnya, Hanif, warga Merjosari. Dia telah mengetahui informasi rencana pembangunan area Kayutangan.

“Saya dapat infonya di akun instagram @dishubmalangkota. Setelah itu saya share infonya. Agar teman-teman yang lain juga tahu,” ujarnya.

Dia merasa terbantu dengan adanya informasi tersebut. Sehingga dia bisa menghindari kemacetan di wilayah sekitar Kayutangan.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Nakes Baru Ditempatkan Di Puskesmas

Diterbitkan

||

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Sri Winarni (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – PNS baru Pemkot Malang didominasi formasi tenaga kesehatan (nakes). Personel anyar ini bakal diprioritaskan untuk penempatan Puskesmas.

“Kami prioritaskan di Puskesmas,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni, dihubungi Kabarmalang.com, Sabtu (31/10).

Menurut Sri, banyak Puskesmas Kota Malang membutuhkan tambahan nakes.

Dinkes langsung memproses alokasi personel ini. Dia juga sudah menetapkan strategi formasi nakes Kota Malang.

“Kami lakukan melalui analisis beban jabatan. Serta, analisis beban kerja di lingkungan Dinkes Kota Malang,” terangnya.

Menurut Sri, kebutuhan nakes didasarkan dua faktor. Yaitu kualitas dan kuantitas. Karena, mereka akan melayani masyarakat.

“Penentuan prioritas formasi pegawai merupakan kebijakan Pemkot Malang,” tambahnya.

Sri menilai kecukupan kuota nakes Kota Malang masih dianalisa.

“Akan dievaluasi kembali dengan data kepegawaian yang ada,” ungkapnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

PNS Baru Kota Malang Didominasi Nakes

Diterbitkan

||

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COMPemkot Malang mengumumkan hasil seleksi CPNS 2019, Jumat (30/10). Total ada 335 peserta berhasil lulus tes. Mayoritas mengisi formasi tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan (nakes).

Formasi kesehatan ada bidan, nutrisionis, okupasi terapis, perawat, perawat gigi. Lalu, pranata laboratorium kesehatan, sanitarian, administrator kesehatan, dokter. Serta, Penyuluh Kesehatan Masyarakat.

Untuk formasi pendidikan ada jabatan guru agama islam. Lalu, guru bahasa indonesia, guru bahasa inggris.

Setelah itu guru bimbingan konseling, Guru IPA, Guru IPS.

Ada juga guru kelas, guru seni budaya, guru penjasorkes. Serta guru matematika, guru TIK, dan guru PPKN.K

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto membenarkan. Formasi yang paling dibutuhkan adalah tenaga pendidikan dan kesehatan.

“Memang tenaga pendidikan dan kesehatan dibutuhka . Secara jumlah masih diperlukan penguatan dan penambahannya,” ujar Wiwid sapaannya, dihubungi Kabarmalang.com (30/10).

Dia menuturkan penentuan formasi tersebut tidak sembarangan. Tapi, atas dasar kajian dan telaah dari perangkat daerah.

“Pemkot Malang punya postur ASN bergantung situasi nyata. Yaitu dari kebutuhan paling krusial di Kota Malang,” terangnya.

Wiwid mengutarakan, perangkat daerah menyusun formasi kebutuhan kepegawaian. Dari situ akan terhimpun formasi. Lalu dimasukan ke BKPSDM.

Yaitu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Setelah itu formasi dimasukan ke pusat. Dari pusat, data baru dikembalikan lagi ke daerah.

“Sejak awal sudah ada pemetaan seperti itu. Sehingga, dulu calon peserta CPNS sudah mengarah atas pilihannya,” ungkap Wiwid.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com