Connect with us

Serba Serbi

Masa Pandemi Momen Tepat Rebo Wekasan

Diterbitkan

||

Dr. H. Isroqunnajah, Ketua Pimpinan Cabang NU Kota Malang. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Tradisi Rabu Wekasan, adalah adat untuk menolak bala. Momen pandemi seperti ini menjadi tepat untuk Rabu Wekasan.

“Rabu Wekasan adalah rabu terakhir di bulan Safar. Kita  berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Agar dihindarkan dari semua bencana, Momen Covid-19 ini menjadi pas untuk melakukannya,” ujar Dr. H. Isroqunnajah, Ketua PCNU Kota Malang, kepada Kabarmalang.com, Rabu (14/10).

Gus Is, sapaannya, menuturkan Rabu Wekasan adalah salat sunnah. Dua kali dua rakaat, diniatkan untuk sholat hajat.

Setelah, itu membaca ayat-ayat al quran, baca sholawat. Dilanjutkan, asmaul husna, dan doa secara khusus. Agar terhindar dari marabahaya.

Menurut Gus Is, Rabu Wekasan itu dimulai malam hari rabu. Karena, ini mengikuti perubahan waktu di kalender hijriah. Doa biasanya setiap usai salat maghrib.

Dalam pandangan islam, Rabu Wekasan bagian dari doa. “Memang  kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk berdoa. Doa meminta kebaikan  kehidupan di dunia dan akhirat. Itu memang dituntunkan oleh Nabi Muhammad SAW,” sambungnya.

Baca juga : Tata Cara Salat Rabu Wekasan

Berdoa itu setiap waktu. Tapi ada beberapa waktu khusus. Salah satunya pada hari rabu terakhir di bulan Safar.

“Ini menurut testimoni yang memiliki kemampuan lebih (al-arif billah). Bahwa rabu terakhir bulan Safar, waktu efektif berdoa. Lalu, memohon kepada Allah  SWT agar diselamatkan dari bencana,” lanjut Gus Is.

NU tidak secara resmi menerbitkan surat untuk Rabu Wekasan. Tapi umat tetap diimbau untuk melakukannya secara pribadi.

“Biasanya kyai-kyai bersama jamaah majelis taklimnya sudah mengamalkannya,” tutupnya.(fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Patirtaan Kaygun Dibuka Dua Hari Lagi

Diterbitkan

||

Patirtaan Kaygun di Desa Tlekung.

KABARMALANG.COM – Desa Tlekung diresmikan menjadi salah satu desa wisata. Patirtaan Kaygun akan menjadi destinasinya.

Wisata air ini akan dibuka pada Jumat depan. Patirtaan Kaygun ini disinyalir  menambah Pendapatan Asli Desa.

Karena, wisata ini diklaim sangat ramah dengan kantong. Petirtaan Kaygun dibuka setiap weekend saja.

“Yakni Jumat sampai Minggu. Jumat depan ini pembukaan pertama,” terang Kades Tlekung Mardi, Selasa siang (20/10).

Dia menegaskan, tiket masuk kolam renang Patirtaan Kaygun sangat terjangkau. Wisatawan hanya diwajibkan membayar Rp 5000 saja. Itu sudah bisa renang sepuasnya.

Walaupun begitu, destinasi wisata baru masih belum finish. Pasalnya, areal dalam sedang dipersiapkan stan penjualan makanan minuman.

Stan ini akan langsung dikelola oleh Bumdes. “Harganya juga tidak akan mahal. Yakni antara Rp 3000 sampai Rp 20 ribu saja,” imbuhnya.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menargetkan peningkatan wisatawan.

Desa wisata ini diharap menambah pilihan wisatawan.

“Kan bagus kalau mau kemanapun ada tempat wisata. Apalagi pasca PSBB akses mobilitas cukup terbuka. Dengan syarat menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Ia juga berharap Patirtaan Kaygun menggeliatkan wisata Kota Batu.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Perkuat Wisata, Damri Buka Jalur Batu-Bromo

Diterbitkan

||

Starting akses Damri jalur Batu-Bromo. (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Damri menjawab sulitnya akses wisata jalur baru. Damri membuka jalur wisata Batu menuju Bromo maupun sebaliknya.

Sejak Sabtu (17/10), jalur Batu-Bromo gratis selama 1 minggu.

“Kami menjawab keluhan masyarakat Pasuruan yang ingin menikmati KWB. Namun kesulitan mobilitas. Ini menjadi upaya dalam memperkuat sektor pariwisata,” terang General Manager Damri Malang Zuryani.

Dia mengungkapkan sudah ada program paska promo gratis berakhir.

Damri akan mematok harga Rp 40 ribu untuk satu kali jalan. Baik dari Batu ke Bromo maupun sebaliknya.

Jadwal Damri pagi hari, pukul 07.00 dan 08.00. Sedangkan, jadwal sore pukul 16.00 dan 17.00.

“Ini untuk jaga-jaga. Kalau ada yang tidak ingin menginap,” imbuhnya.

Kadisparta Kota Batu Arief As-Shiddiq mengakui jalur ini berpotensi.

Jalur Damri bisa menambahkan kunjungan wisatawan. Serta, menambah sektor ekonomi antar daerah.

“Sementara ini informasinya ada dua moda yang beroperasi. Mungkin kalau overload maka bisa ditambah,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Lembah Indah Usung Edu Resort

Diterbitkan

||

Lembah Indah Ngajum Kabupaten Malang. (Foto: Imron Haqiqi)

KABARMALANG.COMWisata Lembah Indah, Desa Balesari, Ngajum, berkonsep edu resort. Konsep ini sedang hits di kalangan millenial.

Edu resort adalah penginapan berbasis edukasi tentang alam.

“Edukasi yang kita sediakan seputar edukasi peternakan dan tumbuh-tumbuhan,” kata Yahya Suharya, Owner Lembah Indah kepada Kabarmalang.com.

Sejak awal, Lembah Indah ditarget menjadi destinasi wisata edukasi. Meskipun, ada resort di dalamnya.

“Iya, sejak awal memang untuk wisata. Sekarang saja pembangunannya belum selesai dan berjalan terus,” tuturnya.

Lembah Indah adalah usaha milik satu keluarga. Yakni keluarga Yahya Suharya.

Setiap item di Lembah Indah, adalah investasi keluarga. Misalnya, resort penginapan, villa, dan peternakan.

“Itu pemiliknya masing-masing dari anggota keluarga kami,” tuturnya.

Baca juga : Lembah Indah Bergeliat di Tengah Pandemi

Wisata ini didirikan sejak 2017. Lembah Indah dikelola oleh keponakan Yahya.

Yakni, Yoyon Suryono selaku General Manager Lembah Indah Malang. Wisata ini ada di bawah naungan PT Prima.

“Sistem permodalan yang kami bangun adalah patungan antara keluarga. Siapa yang punya uang ya kita investasikan. Itu untuk pengembangan Lembah Indah,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com