Connect with us

Pemerintahan

Omnibus Law Tak Terbendung, Pemda Diperintah Bikin Perda

Diterbitkan

||

Rapat Forpimda Kota Malang secara daring bersama pemerintah pusat, membahas Omnibus Law. (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM– Omnibus Law yang sudah disahkan, makin tak terbendung. Pemerintah daerah seluruh Indonesia, terus dikondisikan pemerintah pusat.

Perda harus dibuat, begitu UU Cipta Kerja diundangkan. Pemkot Malang masih menunggu peraturan pemerintah (PP) Omnibus Law. Dari PP, akan diturunkan menjadi Peraturan Wali Kota (Perwal).

“Dari hasil itu nanti kita tindak lanjuti. Dituangkan dalam peraturan-peraturan walikota dan peraturan lainnya. Kita dikasih waktu hanya tiga bulan,” ungkap Walikota Malang, Sutiaji kepada awak media, Rabu (14/10).

Sutiaji sejatinya masih menolak Omnibus Law. Statement-nya tahun 2019 pun masih berlaku.

Ada beberapa alasan yang membuat Sutiaji menolak Omnibus Law

“Contoh UMKM dipermudah. Tapi pasar tidak kita ciptakan. Itu mungkin yang perlu diperjelas,” katanya.

Selanjutnya, ada masalah di aturan ATR dan RTRW. Dua hal itu digabung. Aturan ini berbahaya. Bisa jadi, akan ada hiburan malam bersebelahan dengan masjid.

Ketiga, sambung Sutiaji, Pemkot Malang ingin memberdayakan pasar rakyat. Pemkot Malang sudah punya perda. Yakni, pasar modern tidak boleh berdekatan dengan pasar rakyat. Regulasi itu tidak ada di UU Omnibus law.

Sutiaji masih kukuh menyampaikan hal-hal ini. Kalau UU baru dijalankan, akan bertubrukan dengan peraturan daerah.

“Harusnya aturan-aturan kita yang dilebur. Harus dikasih tahu dulu mestinya. Tapi ini sudah jadi,” tegas Sutiaji.

Ia mengatakan akan melihat implementasi peraturan pemerintahnya. Supaya, Pemkot Malang bisa mengakomodir itu.(fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Ultah ke-61, PP Dampit Bagikan Masker

Diterbitkan

||

Pemuda Pancasila PAC Dampit.(Foto : Imron Haqiqi)

KABARMALANG.COM – PAC Pemuda Pancasila Dampit memeriahkan ultah ke-61. Dalam momen Sumpah Pemuda, mereka membagikan masker.

Ini bentuk bakti sosial mereka untuk masyarakat. Pembagian masker digelar di Jalan Semeru Selatan, Kecamatan Dampit.

“Pada kegiatan kali ini kita menyediakan 500 masker. Itu diberikan kepada tukang ojek, pedagang dan pengendara,” terang Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Dampit, Nanang Qosim saat ditemui lokasi kegiatan, Rabu (28/10).

Kegiatan tersebut diikuti anggota Pemuda Pancasila PAC Dampit. Baik unsur pengurus, Koti (Komando Inti), dan Srikandi.

“Kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Agar, selalu menerapkan protokol kesehatan. Sering cuci tangan, menggunakan masker, dan jaga jarak,” bebernya.

Ayah 4 anak itu berharap Pemuda Pancasila semakin solid.

“Alhamdulillah, respon masyarakat sangat baik atas kegiatan kami. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini. Masker kan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tutup Nanang.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

MPW Jatim : PP Kota Malang Legendaris

Diterbitkan

||

Sekretaris MPW PP Jatim, M Diah Agus Muslim saat membuka peringatan HUT ke-61 PP di Kota Malang.

KABARMALANG.COM – MPW Pemuda Pancasila Jatim menegaskan Kota Malang luar biasa. PP Kota Malang sejak dulu sudah dikenal legendaris.

MPC Kota Malang perkembangannya luar biasa. Kita tahu MPC Kota Malang ini legend. Dua kota terbesar di Jatim, Surabaya dan Malang, dihuni PP legendaris,” ujar Sekretaris MPW PP Jatim, M Diah Agus Muslim kepada Kabarmalang.com, Rabu (28/10).

PP Kota Malang selalu melahirkan tokoh pemimpin. Karakternya pun Jawa Timuran.

Yakni, mengusung rasa guyub dan solidaritas. Semangat ini, harus diarahkan ke kegiatan positif.

“PP Kota Malang bisa didorong menggerakkan ekonomi masyarakat bawah. Serta, menggaungkan kepatuhan protokol kesehatan. Dua hal ini harus bergerak simultan,” ujarnya.

Website PP Kota Malang yang baru diluncurkan bisa dimanfaatkan. Ekonomi rakyat kecil, harus diwadahi di situ.

“Dengan begitu, PP Kota Malang tahu persis kondisi rakyat kecil. Serta, bisa berbuat tepat untuk kebutuhan masyarakat,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

MPC PP Kota Malang : Dari, Untuk dan Oleh Anggota

Diterbitkan

||

Suasana peringatan HUT ke-61 PP di Kota Malang. (Foto : Fir)

 

KABARMALANG.COM – Sukacita peringatan HUT ke-61 Pemuda Pancasila begitu terasa. Para anggota PP Kota Malang pun turut larut dalam euforia.

Sebab, usia 61 adalah usia matang bagi sebuah organisasi. Kesuksesan eksis lebih dari 6 dekade adalah bukti PP bukan organisasi biasa-biasa.

Rahasia kesuksesan PP eksis, adalah misi utamanya. Yakni organisasi yang lahir dari, untuk dan oleh anggota.

“MPC Pemuda Pancasila Kota Malang berkegiatan dengan semangat ini : Dari, oleh dan untuk anggota,” kata Yiyesa Ndaru Abadi SH MH, Sekretaris MPC PP Kota Malang, kepada Kabarmalang.com, Rabu (28/10).

Dengan semangat ini, MPC PP Kota Malang kian solid. Kekompakan itu terlihat saat memperingati HUT ke-61 PP.

“Kita mampu menyemarakkan dan sukses peringatan HUT ke-61 PP. Peringatan dihelat dengan penuh semangat dan sukacita,” tambahnya.

Dengan kesuksesan ini, PP Kota Malang menunjukkan kematangan organisasinya. Bahwa, PP Kota Malang bisa dan mampu berkarya secara berkelanjutan.

“Kita berhasil menunjukkan, PP bisa dna mampu berkarya. Serta, mampu bersinergi dengan siapapun. Pancasila! Abadi! Merdeka!,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com