Connect with us

Peristiwa

Aliansi Relawan Malang Gelar Aksi Damai

Diterbitkan

||

Aksi Damai Aliansi Relawan Makang di Area Tugu Kota Malang. (Foto : Fathi)

KABARMALANG.COM – Aliansi Relawan Malang menggelar aksi damai di Balai Kota.  Selasa (13/10), aksi Aliansi Relawan Malang ditandai long march.

Rutenya adalah dari Alun-Alun Kota Malang. Long march berakhir di Gedung DPRD. Lalu masing-masing perwakilan ormas berorasi.

Aksi damai ini melibatkan 30 ormas. Serta, 17 organ kemahasiswaan/kepemudaan.

“Kalau demo memang dilindungi undang-undang, tapi jangan anarki,” ujar Bagus, Wakil Ketua MPC PP Kota Malang kepada Kabarmalang.com, Selasa (13/10).

Aksi damai kali ini sebagai jawaban atas demo anarkis lalu. Bagus menyebut PP ingin Malang tetap aman dan nyaman.

Karena, Malang adalah tempat tinggal dan tempat berkarya.

Baca juga : Aksi Tolak Omnibus Law Kabupaten Malang Berjalan Damai.

Sementara, Koordinator Ormas Malang Bersatu, Darsi mengapresiasi aksi ini. Dia memuji elemen masyarakat dan keagaaman yang terlibat.

“Apresiasi juga kepada Kapolresta Malang dan Dandim Kota Malang. Tanpa kami undang dan kami ajak, datang menghampiri kami,” terang Darsi.

Menurutnya itu menunjukan sinergitas TNI-Polri di Kota Malang.  “Jika kemarin ada bentrok, itu bukan jiwa Arek Malang,” imbuhnya.

Darsi menuturkan aksi damai kali ini juga antisipasi. Dia ingin menangkal aksi demo Omnibus Law susulan. Yang dikabarkan berlangsung pada hari ini.

Namun, dari pantauan, massa demo Omnibus Law nihil. (fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Atap Sentra Kuliner Brawijaya Ambruk

Diterbitkan

||

Atap sentra kuliner Brawijaya yang roboh. (Foto - Kabarmalang.com)
Atap Sentra Kuliner Brawijaya ambruk (Foto : Kabarmalang.com)

KABARMALANG.COM – Atap Sentra Kuliner Brawijaya berada di seberang Stasiun Malang mendadak ambruk, Rabu (28/10/2020). Penyebabnya, diduga tak kuat menahan beban sampah daun kering.

Ambruknya atap bersamaan turunnya hujan deras. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini.

Sejak kejadian sampai Rabu petang, kontruksi atap galvalum yang ambruk juga belum dievakuasi. Kondisinya masih seperti awal runtuh.

Seorang saksi mata yang juga salah satu pedagang di Sentra Kuliner Sriwijaya, Tumiran (50) mengatakan kejadian rubuhnya atap tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

“Kejadiannya terjadi bersamaan saat hujan deras. Kemudian mendadak langsung roboh,” ujarnya saat ditemui awak media.

Tumiran menambahkan, sebelum atap roboh sempat ada beberapa pengunjung yang tengah makan. Beruntung, ketika atap roboh, mereka sudah selesai makan dan meninggalkan lokasi.

“Beruntung sebelum kejadian, keenam orang itu sudah selesai makan dan meninggalkan tempat makan lesehan. Pada saat akan membayar, atap pun langsung rubuh begitu saja,” katanya.

Panjang atap galvalum yang roboh disebut memiliki panjang sekitar 25 meter. Menurut pedagang, atap yang roboh tergolong masih baru dipasang.

“Baru dipasang sekitar satu tahun yang lalu. Kalau tidak salah atap itu dibangun dari Corporate Social Responsibility (CSR) sebuah perusahaan kopi,” ungkapnya.

Atap Sentra Kuliner Brawijaya ambruk (Foto : Kabarmalang.com)

Atap Sentra Kuliner Brawijaya ambruk (Foto : Kabarmalang.com)

Dirinya menduga atap galvalum itu roboh lantaran tak mampu menahan beban diatasnya.

Pasalnya diatas atap tersebut, banyak guguran daun pohon yang menumpuk dalam kurun waktu yang cukup lama.

“Beban atap juga semakin berat, ketika air hujan menguyur dan membasahi daun yang menumpuk diatas atap,”.

“Diperparah lagi dengan talang air pada atap, yang juga tersumbat oleh tumpukan daun, sehingga air hujan tak bisa mengalir dengan lancar,” bebernya.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Wahyu Setianto melalui Kabid Perdagangan, Sapto Wibowo menambahkan, pasca kejadian tersebut, tim dari Diskoperindag Kota Malang telah melakukan survei ke lokasi kejadian.

“Rencananya Kamis (29/10/2020) besok akan segera dilakukan perbaikan oleh petugas,” tegasnya.

Sementara untuk penyebab ambruknya atap, lanjut dia, diduga karena banyak sampah daun yang menumpuk hingga setebal lima centimeter.

“Kalau untuk adanya korosi pada rangka atap, tidak ada,” pungkasnya. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

BRI Pantau Proses Hukum Deposito Bodong di Pakis

Diterbitkan

||

Kanit I Pidum Satreskrim Polres Malang Iptu Ronny Margas (kanan) saat menerima laporan korban deposito bodong. (Foto : Rjs)

KABARMALANG.COM – Kantor Wilayah (Kanwil) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Malang siap merespon adanya tindak penipuan deposito yang mencatut nama BRI Syariah di Pakis.

Humas BRI Malang, Rachman Arif bakal berkoordinasi dengan divisi terkait.

“Kami akan mempelajari. Karena, setiap produk jasa keuangan kami pasti ada pengumuman resmi,” ujar Rachman kepada Kabarmalang.com, dikonfirmasi Rabu malam (28/10).

Kasus deposito bodong mencatut nama BRI syariah Malang membuat puluhan warga menjadi korbannya.

Pelaku berpura-pura sebagai karyawan BRI Syariah dengan menawarkan beberapa program deposito.

Untuk meyakinkan korbannya, pelaku bahkan mencetak pamflet program deposito BRI Syariah. Diantaranya, Faedah, simpanan pelajar dan tabungan haji.

Dari pamflet inilah, pelaku memperdaya para korbannya.

“Kita pantau dulu proses hukum. Kami akan pelajari, koordinasi dan dalami,” tandasnya.

Beberapa program investasi dipakai terlapor mengiming-iming korban. Menurut Rachman, program yang resmi, tercatat di pembukuan bank.

“Perlu didalami. Itu tercatat di pembukuan bank atau tidak,” tambahnya.

Kanwil BRI Malang bakal mempelajari kasus ini. Jika memang tindakan pelaku merugikan BRI, maka akan ada tindaklanjut.

“Kami akan mengikuti perkembangan dan mempelajarinya,” tutup Rachman.

Baca juga : Puluhan Warga Kabupaten Malang Korban Deposito Bodong

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga Pakis melapor ke polisi. Mereka mengaku jadi korban penipuan bermodus investasi.

Pemeriksaan digelar Satreskrim Polres Malang di Polsek Pakis. Ada 67 orang yang diperiksa.

Kemungkinan, jumlah korban bisa bertambah. Sehingga, posko pengaduan di Polsek Pakis dibuka.

Terlapor, mengaku karyawan BRI. Dia menawarkan beberapa program investasi. Contohnya, investasi Faedah, simpanan pelajar dan tabungan haji.

Deposito yang disetorkan variatif. Mulai Rp 5 juta sampai ratusan juta rupiah. Korban dijanjikan bunga menggiurkan per bulan.

Setoran Rp 10 juta, bisa dapat Rp 400 ribu per bulan. Iming-iming hadiah langsung juga diberikan.

Misalnya, payung, kipas angin dan sepeda motor. Ini disesuaikan jumlah deposito.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Pencuri Sapi Poncokusumo Dibekuk Polisi

Diterbitkan

||

Pencuri Sapi Poncokusumo Dibekuk Polisi
Pelaku pencurian sapi saat dirilis oleh Kapolsek Poncokusumo, AKP Moh. Lutfi, Selasa (27/10). (Foto: Imron Haqiqi).

KABARMALANG.COM – Nasikin, 47 warga Desa Ketanireng, Prigen Poncokusumo, gelap mata. Dia menjadi pencuri sapi keponakannya sendiri, Ahmad Salin.

Kontan saja, Nasikin ditangkap oleh Polsek Poncokusumo.

“Nasikin ini memang terkenal ruwet. Bahkan sebelum ditangkap polisi, dia sudah terkenal,” terang Kapolsek Poncokusumo, AKP Moh. Lutfi saat konferensi pers di Mapolsek Poncokusumo, Selasa (27/10).

Dalam pemeriksaan polisi, Nasikin mengaku kepepet. Dia menjadi pencuri sapi karena tidak punya uang.

Awalnya, Nasikin konsultasi Misbakul Roji, 37. Roji warga desa Patokwicis, Kecamatan Wajak. Roji tidak lain juga keponakann Si pencuri sapi.

“Dia (Nasikin) minta tolong Misbakul Roji untuk menjualkan. Jika dia berhasil mengambil sapi tersebut,” tutur Kapolsek Poncokusumo.

Baca juga : Pemuda Poncokusumo Setubuhi Remaja di Vila Songgoriti

Misbakul Roji profesinya sebagai makelar sapi. Setelah mendatangi rumah Ahmad Salin di Poncokusumo, Nasikin bersiasat.

Dia memasuki kandang sapi, Jum’at (23/10) sekitar pukul 20.00. Dari Poncokusumo, sapi digiring ke Wajak.

Sesuai rencana awal, Nasikin memberikan sapi tersebut kepada Roji. Sapi curian dari Poncokusumo akan dijual ke pasar.

“Paginya, Sabtu (24/10), korban mengetahui sapinya hilang. Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Poncokusumo,” katanya.

Kapolsek Poncokusumo AKP M Lutfi saat menginterogasi tersangka pencuri sapi

“Setelah itu kami segera bergerak melakukan penyelidikan lebih dalam. Kurang dari 24 jam, Polsek Poncokusumo menangkap tersangka,” kata Lutfi.

“Misbakul Roji tertangkap di Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo. Sedangkan Nasikin berhasil diamankan di Indomart Singosari.

Akibat perbuatannya itu, kedua tersangka dikenai pasal 363 KUHP. Ini tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(im/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com