Connect with us

Kabar Batu

Musim Hajatan, Harga Cabai Semakin Pedas

Diterbitkan

||

Suasana Pasar Besar Batu. Harga cabai sedang naik. (foto : Arul)

 

KABARMALANG.COM – Masyarakat mulai menggelar hajatan setelah memasuki New Normal. Harga beberapa komoditi Pasar Besar Batu mulai meningkat secara signifikan. Contoh, harga cabai meningkat antara Rp. 3000 hingga Rp. 5000.

Kenaikan terlihat dalam tiga hari terakhir. “Cabai merah besar Rp 29 ribu tiga hari kemarin. Tapi sekarang sudah naik menjadi Rp. 32 ribu,” terang Juwariyah salah satu pedagang di Pasar Besar Batu pada Minggu siang (11/10).

Cabai keriting melonjak drastis. Yakni, dari Rp 23 ribu menjadi Rp 28 ribu. Dia menjelaskan, hanya harga cabai rawit yang tidak melonjak. Yaitu, dari Rp 16 ribu menjadi Rp 18 ribu.

Juwariyah mengakui, pembeli komoditas pedas ini masih banyak. Karena, semakin banyak hajatan digelar di Kota Batu.

Dia berupaya memenuhi kebutuhan pembeli sebaik mungkin. Bahkan, dia harus tengkulak di petani Poncokusumo. Karena, petani cabai Batu tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar.

“Itupun kami harus bergantian dengan pedagang Pasar Karangploso. Sehingga, cabainya tidak datang setiap hari,” imbuhnya.

Sementara, sayuran yang lain juga banyak meningkat. Tetapi kenaikannya tidak seperti harga cabai.

Contohnya, buncis, kentang, dan selada yang naik seribu perak.

Senada, Mudawaroh, pedagang Pasar Besar Batu mengakui kelangkaan cabai. Kios miliknya tidak setiap hari mendapatkan cabai dari tengkulak.

“Memang mengantri dengan pedagang Pasar Karangploso. Tapi, sekarang juga musim penghujan. Sehingga, stok cabai menurun drastis,” tandasnya. (arl/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Amdal Pasar Besar Batu Disosialisasikan

Diterbitkan

||

Suasana Sosialisasi Amdal Pembangunan Pasar Besar Batu (foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu optimis membangun Pasar Besar Batu tahun 2021. Meskipun, DPRD sudah mendesak adanya DIPA. Yaitu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dari kementerian terkait.

Optimisme ini dibuktikan Selasa (20/10). Pengembang sosialisasi Amdal kepada warga sekitar areal pasar.

Sosialisasi digelar di Balai Desa Oro-oro Ombo.

“Ini pembangunan besar, tentu membutuhkan amdal. Kami menampung aspirasi masyarakat. Agar nantinya bisa meminimalisir impact dari prosesnya,” ungkap Penanggung jawab PT Alam Lestari Konsultan, Edi Wiyono pada Rabu siang (21/10).

Ketua Tim Penyusun Amdal mengklaim telah menampung masukan masyarakat. Terutama, warga terdampak. Baik dari sisi limbah, getaran, dan kebisingan pembangunan.

Dia akan mengantisipasi limbah Caranya, membangun TPS serta Ipal Komunal untuk limbah cair.

Sedangkan, kebisingan getaran disiasati dengan shift. Pekerjaan konstruksi dilakukan siang hari.

Malam hari, hanya pengerjaan tanpa kebisingan.

“Ini yang menjadi kajian dalam dokumen amdal. Kemudian bisa dirumuskan rencana pengelolaan dan pemanfaatannya,” ujar Edi.

Dia menekankan, masukan masyarakat akan diteruskan ke konsultan DED. Agar diakomodir dalam rancangan bangunan pasar.

Kabid Cipta Karya DPKPP Kota Batu, Mochammad Noor sepakat. Amdal diintegrasikan dengan DED pembangunan Pasar Besar Kota Batu.

Bagaimanapun bentuk DED yang disusun, kajian amdal ini melekat.

“Jadi akan segera dipercepat seluruh prosesnya. Karena permintaan dari Kementerian PUPR. Agar bisa segera direalisasikan. Kajian amdal akan dimintakan persetujuan Wali Kota Batu,” tukasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

PKH Batu Cair, 3498 KK Terima Bantuan

Diterbitkan

||

Suasana penyerahan bantuan beras pada keluarga PKH Batu. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Program Keluarga Harapan Kota Batu akhirnya cair. Penerima PKH sejumlah 3.498 KK pun kembali bernafas lega.

Pasalnya, bantuan pemerintah pusat berupa 15 kilogram sembako. Bantuan ini dinilai penting bagi warga di tengah pandemi.

“Programnya tiga bulan dan ini yang terakhir. Agustus dan September kemarin juga sudah disalurkan,” ungkap Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Rabu siang (21/10).

Dia menambahkan, bantuan PKH disalurkan dua hari terakhir. Pendistribusian dilakukan dengan kerja sama Bulog.

Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan melakukan pendataan. Data ini, diserahkan kepada Bulog.

Penyaluran beras hari ini dilakukan di dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Batu.

“Yakni, Songgokerto, Sisir, dan Sidomulyo. Ini untuk Batu. Kalau Kecamatan Bumiaji keseluruhan, 9 kelurahan semua,” katanya.

Dia juga berharap bantuan ini membantu daya beli masyarakat. Serta, menekan angka kemiskinan di Kota Batu.

“Jadi masyarakat tinggal memikirkan untuk membeli lauknya saja,” tutup Punjul.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Kampung Bulukerto, Suguhkan Kopi Rasa Apel

Diterbitkan

||

Foto : Wisatawan Kunjungi Wisata Edukasi Kopi di Bulukerto (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COMKota Batu terkenal dengan wisata buatan. Tapi, wisata edukasi kopi menjadi alternatif baru.

Wisata edukasi ini memperkenalkan produk kopi olahan Kota Batu. Lokasi wisatanya ada di Dusun Buludendeng Desa Bulukerto Bumiaji.

Ciri khas kopinya adalah memiliki rasa apel dalam seduhannya.

“Awalnya kami ragu untuk membuat inovasi ini. Namun ketika dicoba, ternyata responnya diluar dugaan kami,” beber Oktavian Dwi Suhermanto, penggerak Kampung Kopi Bulukerto, ketika ditemui di Kampung Kopi Aroma Apel Rabu siang (21/10).

Dia mengungkapkan kopi ini tak hanya beraroma apel. Produk yang dinamai kopi Siman tersebut punya aftertaste apel.

Kepada Kabarmalang.com, Herman membeberkan rahasianya. Kopi arabika punya sifat khusus. Dia selalu menyerap aroma dilingkungan sekitarnya.

Dia sengaja menanam di bawah pohon apel. Sehingga setiap kopi yang dipanen beraroma segar buah apel.

“Kalau harga, kita mematok dengan harga normal. Rp 10 ribu untuk 100 gram kopi bubuk. Rp 40 ribu untuk 200 gramnya,” bebernya.

Sedangkan, green bean dipatok Rp 350 ribu per 5 kilogram.

Herman menjelaskan, kopi apel ditanam di lahan 10 hektar. Perkebunan dikelola Kelompok Tani Sri Makmur.

Dalam setahun, petani memanen 600 kilogram. “Alhamdulillah bisa maju sepesat ini. Varian aroma buah lain sedang kami trial,” tutupnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com