Connect with us

Serba Serbi

Eddie Van Halen Meninggal, MMI Koleksi Kasetnya

Diterbitkan

||

Hengky pengelola Museum Musik Indonesia bersama karya-karya band rock Van Halen di Museum Musik Indonesia (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – RIP Legend. Tagar itu trending di media sosial dua hari terakhir. Ini karena gitaris legendaris, Eddie Van Halen meninggal.

Pentolan band Van Halen wafat pada Selasa (6/10) akibat kanker.

Banyak cara untuk mengenang karya-karya Eddie. Salah satunya menengok kembali rilisan fisik band Van Halen. Museum Musik Indonesia di Malang masih punya koleksinya.

Hengky Herwanto, pengelola MMI, masih menyimpan kaset album Eddie. Dia mengakui Eddie adalah gitaris yang luar biasa.

“Van Halen bukan generasi saya. Tapi kasetnya ada di sini,” ujar Hengky kepada Kabarmalang.com, Rabu (7/10).

Menurutnya, karya Van Halen yang tersedia adalah hasil sumbangan. Bukan dari berburu karya.

Berikut karya band Van Halen di Museum Musik Indonesia. Ada tujuh album.

Van Halen II (1979).

MCMLXXXIV (1984).

OU812 (1988).

FOR UNLAWFUL CARNAL KNOWLEDGE (1991).

Van Halen Live: Right Here, Right Now (1993).

Van Halen Best Of (1996).

Van Halen III (1998).

Hengky tidak mengikuti secara intens karya Van Halen. Namun, satu koleksi Van Halen di MMI sumbangan darinya.

Yakni album Van Halen III rilisan tahun 1998. Ia coba ceritakan kisahnya mendapatkan kaset itu.

“Waktu itu saya nyari-nyari. Saya lihat Van Halen. Nama yang menurut saya besar. Walaupun saya tidak mengikuti, saya melihat nama besarnya,” kenangnya. (fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Tabebuya, Wisata Swafoto di Desa Pendem

Diterbitkan

||

Suasana Desa Wisata Tabebuya ( Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Objek wisata swafoto Tabebuya Pendem butuh perhatian. Bunga tabebuya perlu banyak pengembangan.

Misalnya, bekerja sama dengan pelaku usaha. Agar objek wisata itu bisa terus berkembang pesat.

“Setidaknya ada jasa fotografi dan preweding agar bisa semakin berkembang,” terang Kades Pendem Tri Wahyono kepada Kabarmalang.com, Jumat pagi (30/10).

Dia menegaskan potensi objek swa foto ini sangat besar. Jika tidak dimanfaatkan potensinya, masyarakat dan Pemkot yang rugi.

Bantuan terakhir untuk Tabebuya adalah 2018 lalu. DLH mengucurkan anggaran sebesar Rp 2 miliar.

Anggaran itu untuk pengadaan 1.710 pohon tabebuya. Sedangkan di jalan Ksatrian, telah terpasang 500 pohon tabebuya.

“Puncak tumbuhnya pada musim kemarau hingga masa peralihan. Biasanya Oktober sampai November,” tambahnya.

“Wisatawan yang ingin ke tabebuya, biasanya datang sore hari,” katanya.

Pendik berharap tabebuya ini benar-benar menjadi ikon wisata. Seperti harapan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

NU-Care Lowokwaru Khotmil Alquran, Peringati Maulid Nabi

Diterbitkan

||

Suasana khotmil alquran peringatan Maulid Nabi oleh NU Care-LAZISNU Lowokwaru. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – NU-Care LazisNU Lowokwaru memperingati Maulid Nabi, Kamis (29/10). Peringatan digelar lewat khotmil alquran.

Jamaah saling bergantian melantunkan ayat alquran sebanyak 30 juz. Mereka melafalkannya sejak pukul 07.00 hingga 13.00.

Sore hari, jamaah membacakan Maulid Diba’.

“Jamaah yang datang ada 20 orang. Jadi tiap orang secara bergilir. Satu juz untuk satu orang. Dari jam 7 pagi sampai jam satu siang,” kata Erna Sholihah, Manajemen Administrasi NU Care Lowokwaru kepada Kabarmalang.com.

Agenda khotmil alquran ini dihadiri para pengurus NU. Mulai dari Ketawanggede, Lowokwaru, dan beberapa relawan NU Care.

Erna mengutarakan, tahlilan dihelat sebelum khotmil alquran

“Konsepnya pembacaan kirim-kirim doa. Terkhusus keluarga donatur NU Care di Lowokwaru. Serta, semua masyarakat NU di Kota Malang. Lebih khusus lagi Nabi Muhammad SAW,” terangnya.

Dia menuturkan, agenda ini adalah rangkaian peringatan Hari Santri. Peringatan ini sudah dimulai lewat apel 21 Oktober 2020.

Setelah ini, akan ada santunan di Tunjungsekar. Lalu, dilanjutkan lomba tartil alquran di bulan November.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Kampung Dolanan Panawidjen Melawan Candu Gawai

Diterbitkan

||

Anak-anak saat bermain di Kampung Ponowidjen. (Foto : Carep-05)

KABARMALANG.COM – Masyarakat Polowijen mencetuskan Kampung Dolanan dari keprihatinan. Anak-anak banyak kecanduan gawai.

Kampung ini dibuat untuk mengenalkan permainan tradisional kepada anak.

“Anak-anak jangan sampai lupa dengan permainan tradisional. Supaya, tidak semuanya lari ke gadget, game dan sebagainya,” ujar Ki Demang, Ketua Kampung Tematik se-Kota Malang, Kamis (29/10).

Saadah, pembina Kampung Dolanan mengamininya. Kampung tematik dicetuskan karena anak sekarang terlalu kecanduan gadget.

“Ini adalah bagian dari pengembangan pendidikan budi pekerti. Wajib dilestarikan,” ujarnya.

Meskipun gadget penting. Namun, menurutnya penggunaan gawai tidak boleh berlebihan.

Kampung Panawidjen terletak Polowijen. Tepatnya Jalan Polowijen II Gang Sumur Windu, Blimbing.

Kampung ini menerapkan protokol kesehatan. Saat dolanan, pawonan, serta njajan tradisional, pengunjung wajib bermasker.

Permainan tradisional di sana antara lain egrang batok. Lalu, sentrengan (lompat tali), serta lempar kaleng.

Permainan tradisional kampung tematik ini tidak sekadar memperkenalkan alatnya. Namun, menanamkan nilai serta karakter dari permainan itu sendiri.

Di situ, ada pembentukan karakter kepribadian. Termasuk peningkatan pola pikir dan sikap Semuanya ditanamkan melalui permainan tradisional.

Kampung ini juga membuka lapak makanan dan minuman tradisional. Pawonan diharap menginspirasi anak untuk belajar memasak.

Kampung Ponowidjen merupakan 15 rangkaian kampung tematik se-Kota Malang.(carep-05/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com