Pemerintahan
Berapa Kekayaan Calon Bupati Malang?

KABARMALANG.COM – Salah satu syarat wajib bagi calon kepala daerah yang akan berkompetisi dalam Pilkada Serentak 9 Desember mendatang adalah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Nah, berapakah harta kekayaan yang dimiliki setiap pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang?
Berdasarkan penelusuran Kabarmalang.com dari laman elhkpn.kpk.go.id, Latifah Shohib, Calon Bupati yang mengusung Malang Bangkit mempunyai kekayaan paling unggul dibanding rivalnya, HM Sanusi yang mengusung Malang Makmur.
Diketahui, Nyai Lathifah mempunyai total kekayaan mencapai Rp 7,7 miliar. Sedangkan HM Sanusi hanya mempunyai kekayaan senilai Rp 2,3 miliar.
Sementara Wakil dari keduanya, Didik Gatot Subroto selaku Calon Wakil Bupati dari HM Sanusi memiliki kekayaan senilai Rp 6 miliar. Sedangkan Didik Budi Muljono, wakil dari Latifah Shohib mempunyai Rp 2,5 miliar.
Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa HM Sanusi justru memiliki kekayaan paling sedikit dari setiap paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang.
Nyai Lathifah menyerahkan LHKPN-nya pada 14 September lalu dan Didik Budi Muljono pada 3 Maret. Sedangkan HM Sanusi pada 17 Maret dan Didik Gatot Subroto pada 20 April.
LHKPN tersebut meliputi tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas setara kas, dan harta lainnya, serta hutang.
“Sudah beres semua. Kita serahkan pada saat sebelum penetapan. Itukan salah satu persyaratan pada saat pendaftaran. Saat penetapan sudah clear semua,” ujar Sekretaris Tim Pemenangan Malang Makmur yang mengusung HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (Sandi), Darmadi Kamis (1/10/2020).
Berikut salah satu tim Malang Bangkit, Ali Murtadlo juga mengaku sudah menyetorkan LHKPN jagonya kepada KPU Kabupaten Malang.
“Sudah, sudah diserahkan ke KPU pada saat pendaftaran sebagai salah satu syarat,” kata Sekretaris Tim Pemenangan Malang Bangkit, Ali Murtadlo.
Lain hal, data harta kekayaan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang perseorangan, Heri Cahyono alias Sam HC dan Gunadi Handoko, belum muncul di elhkpn.kpk.go.id. Namun, diterangkan Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Sutopo Dewangga, Sam HC dan Gunadi sudah menyampaikan laporan harta kekayaan kepada KPK.
“Sudah mas. Sudah diserahkan. Ini juga terus saya cek terkait administrasi itu,” ucap Sutopo. (haq/fir)
Pemerintahan2 minggu yang laluLaporan Kekerasan Anak dan Perempuan Malang Melonjak 48 Persen, Dinsos Apresiasi Keberanian Korban
Peristiwa2 minggu yang laluUPT PPA Malang Jamin Kerahasiaan Korban Kekerasan, Bertindak Cepat pada Kasus Perundungan
Pemerintahan3 minggu yang lalu9.761 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Segera Terima BLT DBH CHT, Dinsos Jamin Transparansi
Peristiwa2 minggu yang laluZebratron Diluncurkan! Satlantas Polres Malang Gunakan Videotron Kampanye Tertib Berlalu Lintas
Peristiwa2 minggu yang laluPolres Malang Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Sumberngepoh Pasca-Longsor
Kabar Batu2 minggu yang laluPrestasi Digitalisasi: Kota Batu Raih Penghargaan TP2DD Terbaik di Jawa Timur
Pemerintahan3 minggu yang laluPemkot Malang Perkuat Pembangunan Responsif Gender, Dinsos Monitoring PUG 2025
Peristiwa2 minggu yang laluSatlantas Polres Malang Bagikan Masker di Gladak Perak, Lindungi Warga dari Debu Vulkanik




































