Connect with us

Kabar Batu

Adaptasi Kebiasaan Baru, Sampah Kota Batu Kembali Membludak

Diterbitkan

||

Suasana TPA Tlekung Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – Setelah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kota Batu berakhir dan memasuki masa AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), produksi sampah di Kota Balu mulai membludak seperti sebelumnya.

Tak tanggung-tanggung, dalam satu hari setidaknya TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Tlekung setiap harinya saat ini menampung setidaknya ada 70 ton sampah perharinya.

“Karena Batu ini Kota Destinasi, jadi sampah dominan masuk dari sektor wisata. Namun saat masa PSBB kemarin yang dominan adalah sampah rumah tangga,” tutur Kasi Pengolahan Persampahan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Batu Bambang Harnowo pada Rabu siang (30/09/2020).

Bambang juga menerangkan, data terakhir DLH Kota Batu mencatat pada bulan Februari menerima 90,4 ton sampah perharinya.

Kalkulasi masuknya sampah menurun drastis pada bulan Maret yakni 57,8 ton perharinya dan meningkat kembali pada bulan April dengan jumlah 61,3 ton perharinya.

Tak berhenti sampai disitu, bulan Mei sampah di Kota Batu kembali meningkat menjadi 68,2 ton dan terus meningkat menjadi 70,4 ton di bulan Juni.

“Sempat mengalami penurunan di bulan Juli menjadi 69,1 ton perharinya dan kembali meningkat drastis di Agustus menjadi 77,1 ton perharinya,” imbuhnya.

Ketika disinggung terkait penyumbang sampah terbanyak, Bambang menegaskan bahwa Kecamatan Batu merupakan penyumbang sampah terbanyak yakni sebesar 50 persen setelah Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Junrejo. (arl/fir)

 

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Jelang Ledakan Wisata, PUPR Kebut Perbaikan Jalan

Diterbitkan

||

Proses perawatan Jalan di Kota Batu (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – High season libur panjang akhir tahun semakin dekat. Ledakan wisata pun diprediksi terjadi. DPUPR Kota Batu meresponnya dengan pembangunan jalan.

Saat ini program perbaikan digeber di Kota Batu. Setiap malam, setidaknya 5 ruas jalan dirawat DPUPR. Terutama, jalan yang memiliki banyak lubang.

“Saat ini sudah sekitar 30 persen yang rampung. 200 jalan berlubang sudah kita tutup,” ungkap Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nur Hidayat kepada Kabarmalang.com, Minggu pagi (25/10).

Untuk menyukseskan program ini, DPUPR menyisihkan anggaran. Setiap titik jalan, setidaknya disiapkan Rp 200 juta.

Dari 30 persen yang rampung, ada 200 jalan diperbaiki. Sehingga, masih tersisa 70 persen jalan yang harus dimuluskan.

Alfi menerangkan jalan rusak Kota Batu didominasi usia. Kebanyakan, jalan berlubang karena usianya juga sudah tua. Tapi, faktor cuaca ikut mempengaruhi kondisi jalan.

Belum ada faktor lain yang dinilai merusak jalan Kota Batu. Pelanggaran tonase kendaraan lewat juga jarang ditemukan.

“Terakhir kemarin, kami mengerjakan di tiga kawasan ruas. Yakni, Jalan Agus Salim, Jalan Bromo, dan Jalan Giripurno,” imbuhnya.

Dia berharap tidak ada kendala dalam perawatan jalan. Selain high season, Kota Batu sudah memulai musim penghujan. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Kampung Susu Brau Jadi Destinasi Wisata Baru

Diterbitkan

||

Peresmian Kampung Susu Dusun Brau (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Kampung Susu Brau Desa Gunungsari Bumiaji menjadi destinasi baru. Jumat (23/10), kampung Susu Brau diresmikan sebagai desa wisata.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berharap kampung susu berdaya. Serta, mampu menjadi andalan desa wisata Kota Batu.

Dia menginstrusikan dinas terkait untuk bergerak. Supaya, banyak wisatawan tertarik datang ke wisata edukasi tersebut.

“Soalnya tempatnya memang agak masuk. Dusun ini juga diapit oleh dua bukit. Sehingga perlu dukungan dinas terkait agar lebih ramai,” ungkapnya kepada wartawan.

Dia mencontohkan DPUPR yang tengah menggarap jalan tembus Paralayang. Jalan ini, ujungnya menuju ke Dusun Brau.

Dengan membuka jalan tembus, Dewanti berharap kampung susu berkembang.

Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu

Karena, program kampung susu sangat menarik. Wisatawan akan diajari pengolahan susu.

Mulai dari memerah hingga meminum susu segar. Kampung susu ini juga memiliki produk serapan susu.

Seperti yoghurt, permen susu, dan lainnya. Suyadi, pelaku usaha susu di Dusun Brau optimis. Produk susu Dusun Brau bisa bersaing dengan tempat lain.

Sekitar 50 persen produksi susu Brau dikirim ke pabrik. Yakni, pabrik susu Nestle.

“Apalagi kalau didukung oleh Pemkot Batu. Dusun Brau bisa dikenal sebagai produsen susu unggulan,” tambahnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Tolak Omnibus Law, IMM Salati Balai Kota

Diterbitkan

||

Suasana aksi damai mahasiswa IMM Malang Raya di Kota Batu (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Aksi penolakan Omnibus Law akhirnya merambah Kota Batu. Ini ditandai aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Malang Raya.

Jumat (23/10), mereka berdemonstrasi di depan DPRD Kota Batu. Siang hari, mereka bergeser ke Balai Kota Among Tani.

Di situ, mereka salat jumat di jalan. Tepat di depan Balaikota Among Tani.

Agus Muin, koordinator aksi menegaskan salat ini memiliki makna khusus. Salat di depan block office Kota Batu adalah sindiran.

Karena, demonstran menilai negara mati moralitasnya.

“Tak hanya di Kota Batu. Nantinya kami menggelar aksi damai di Kabupaten Malang juga,” terangnya kepada awak media.

Demonstrasi IMM depan Balai Kota Among Tani.

“Kami berterima kasih karena diberikan kesempatan melakukan aksi damai. Akan kami lanjutkan terus,” tegasnya.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung menerangkan aksi berjalan damai. Tidak ada tindakan anarkis dan perusakan.

Dia bersyukur kondusivitas Kota Wisata Batu tetap aman.

“Tadi sebagai antisipasi, kami menurunkan sekitar 400 personel gabungan. Ditambah pemasangan kawat berduri di sekitaran Balaikota Among Tani,” imbuhnya.

Dia juga mengapresiasi mahasiswa. Karena, mampu berdemonstrasi dengan damai.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com