Connect with us

Pemerintahan

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Salurkan BLT untuk 5000 KPM

Diterbitkan

||

Penni Indriani Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang

 

KABARMALANG.COM – Setelah pada bulan Juli dan Agustus, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mengadakan program pendistribusian bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program bantuan tersebut dilanjutkan lagi di bulan September ini, karena masih ada KPM yang belum menerima bantuan.

“Sebenarnya yang terhimpun ada 6000 lebih KPM. Akan tetapi kemampuan Dinsos-P3AP2KB hanya mencukupi untuk 5000 KPM,” ujar Penni Indriani Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Kamis (24/09/2020) kepada Kabarmalang.com.

Bantuan kali ini adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT). Penerima bantuan mendapat uang tunai sebesar 900 ribu, total dari tiga bulan.

“Mestinya sejak bulan Juli dan Agustus, karena prosesnya lama sehingga baru terdistribusikan di bulan September,” lanjutnya.

Rincian dari total 5000 KPM adalah Kecamatan Blimbing sebanyak 949, Kecamatan Kedungkandang sebanyak 928, Kecamatan Klojen sejumlah 1065, dan Kecamatan Lowokwaru ada 633, dan Kecamatan Sukun sebanyak 1425.

“Hari ini khusus pendistribusian di Kecamatan Kedungkandang, sebanyak 928 KPM. Dilaksanakan di Kantor Dinsos-P3AP2KB dan Bank Jatim Jalan Jaksa Agung Suprapto. Beberapa hari ke depan akan berlanjut ke kecamatan lainnya,” ungkapnya. (fat/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Pemkot Ganjar Santri Berprestasi

Diterbitkan

||

Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan apresiasi santri berprestasi di bidang seni dan olahraga (Foto : Istimewa).

KABARMALANG.COM – Tanggal 22 Oktober 2020 adalah Hari Santri Nasional. Pemerintah Kota Malang memperingatinya dengan mengapresiasi santri berprestasi.

Terutama, prestasi bidang seni dan olahraga. Walikota Malang, Sutiaji mengganjar santri berprestasi dengan uang pembinaan.

“Ada yang ikut giat di Porseni Santri. Kita kasih bonus sebagai bentuk apresiasi,” ujar Sutiaji kepada awak media, (22/10)di Ruang Sidang Balaikota.

Sutiaji melanjutkan, spirit Hari Santri tahun ini jelas. Yakni, Santri Sehat, Indonesia Kuat.

Sejauh ini 60 pondok pesantren Kota Malang aman. Baik ponpes kecil maupun besar tidak ada klaster.

Forkopimda Kota Malang terus memberikan edukasi. Serta, bantuan terkait Covid-19 kepada pondok pesantren.

Untuk menyemarakkan hari santri, dress code khusus diwajibkan Pemkot. Walikota hingga jajarannya, menggunakan busana ala santri.

Perempuan menggunakan busana muslimah. Dengan atasan berwarna putih dan bawahan hitam. Pria menggunakan peci, baju koko, dan bersarung.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Kebakaran di Kota Malang Menurun Saat Pandemi

Diterbitkan

||

M Teguh Budi Wibowo, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kota Malang (Foto : Istimewa).

KABARMALANG.COM – Kasus kebakaran di Kota Malang menurun di 2020. Salah  satu faktornya adalah masa Pandemi Covid-19.

Sejak Januari hingga September 2020, kebakaran hanya 46 kasus. Sementara, kebakaran tahun 2019 mencapai 133 kejadian.

“Berada pada masa pandemi covid-19, ini bisa dianggap keuntungan. Pasalnya warga selalu berada di rumah,” ujar M Teguh Budi Wibowo, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kota Malang, Kamis (22/10).

“Jadi ketika ada kebakaran kecil, cepat melakukan langkah penanggulangan,” imbuhnya.

Teguh menambahkan faktor lainnya karena masyarakat yang cukup tanggap. Ketika terjadi kebakaran, langsung sigap melakukan pemadaman.

“Ketika ada kebakaran kecil, mereka sudah tanggap memadamkan sendiri. Sebelum petugas pemadam kebakaran sampai,” sambungnya.

Ia menuturkan pemadam kebakaran kota seringkali mengadakan sosialisasi. Warga diedukasi bagaimana mengatasi kebakaran.

Mulai dari kebakaran yang paling kecil. Hingga penanganan kebakaran besar yang harus melibatkan Damkar.

“Kemarin menghadirkan tokoh masyarakat dari RT/RW sekota Malang. Kami berikan sosialisasi, mengenai langkah antisipasi. Dan cara untuk mengatasi kebakaran kecil,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pemkot Bakal Turunkan Ongkos Produksi Batik

Diterbitkan

||

Walikota Malang, Sutiaji bersama Ketua Dekranasda Kota Malang, Widayati Sutiaji menghadiri acara Gelar Batik Malangan (Foto : istimewa).

KABARMALANG.COM Pemkot Malang turun tangan untuk memurahkan harga batik. Ongkos produksi akan dipangkas.

Hal itu diungkapkan Ketua Dekranasda Kota Malang, Widayati Sutiaji. Ini ditegaskan Widayat saat berkunjung ke Gelar Batik Malangan.

“Jadi pengrajin membuat corak motifnya. Tetapi nanti pemerintah mewadahi dengan printing. Karena alatnya kan mahal,” ujar Widayati, Rabu (21/10).

Menurutnya jika printing dilakukan oleh IKM, itu menjadi berat. Maka, pemerintahlah yang akan bergerak nantinya.

Terkait harga, Widayati sudah studi banding. Dia memantau harga batik di daerah lain.

Widayati melihat di daerah lain harganya lebih murah. Karena, operasionalnya berbeda.

Sekalipun batik Kota Malang mahal, banyak produk yang handmade.

Dia meyakini Kota Malang bisa mengeluarkan ciri khas batiknya. Yakni, menyesuaikan heritage yang ada di Kota Malang.

“Kota Malang sudah merata motifnya di RT/RW. Merata di semua kecamatan. Motifnya beda-beda,” terangnya.

“Memang kriteria dari kita sendiri. Mengangkat batik Malangannya sehingga beragam,” tambahnya.

Widayati memantau batik Malangan itu di Gedung Kartini, Rabu. Di situ, ada Gelar Batik Malangan dan Produk Unggulan Kota Malang.

Acara dihelat dalam rangka HUT ke 75 Provinsi Jatim. Acara menampilkan bazzar produk-produk IKM dan UKM.

Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kota Malang. Ada pula penampilan fashion show.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com