Connect with us

Kabar Batu

ASN Penyebar Hoax, Korban Pilih Jalan Damai

Diterbitkan

||

ASN Penyebar Hoax, Korban Pilih Jalan Damai

 

KABARMALANG.COM – Pelaku penyebaran hoax nyatanya tidak hanya terjadi di kalangan masyarakat sipil namun juga terjadi di kalang ASN (Aparatur Sipil Negara).

Hal ini dibuktikan dengan ditangkapnya, Agus Gunawan staf DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) bidang bina marga yang melakukan ujaran kebencian di sosial media facebook.

“Penangkapannya pekan ini, namun mereka memilih jalan damai. Tersangka berinisial AG sempat ditahan 1×24 jam di Polres Batu,” ungkap Kasatreskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus ketika dikonfirmasi kabarmalang.com pada Rabu malam (02/09/2020).

Jeifson Sitorus menambahkan walaupun kedua belah pihak sudah berdamai namun proses hukum masih terus berlanjut.

Terpisah, Yunita Puji Utomo yang melakukan pelaporan menceritakan bahwa pihaknya melaporkan ujaran kebencian tersebut karena foto dirinya dipakai oleh akun bernama May Munah dan memposting ujaran yang mengungkapkan terindikasi main-main jabatan dengan imbalan uang bersama foto ketika melalukan hiring.

Yunita juga mengaku bahwa foto suaminya Hutomo Mandala Putra yang menduduki jabatan sebagai Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR Kota Batu juga terpampang di akun tersebut.

“Kami melaporkan kepihak kepolisian dan setelah itu diproses setelah menunggu setidaknya sekitar 2 minggu,” tuturnya.

Ketika disinggung terkait pemilihan jalan damai, Yunita membeberkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan menurut keputusan bersama diambil jalan damai dengan syarat tetap melakukan sanksi indisipliner dan administrasi dari kepegawaian Pemkot Batu.

Sementara itu Agus Gunawan pelaku penyebar kebencian menerangkan bahwa alasan dirinya melakukan hal tersebut karena sempat terprovokasi oleh Andi Abdurrahman sebagai staf DPUPR Bidang Bina Marga dan Miftahul Azis sebagai Kasi Bapelitbangda Kota Batu.

“Saya menggunakan akun istri saya untuk melakukan ujaran kebencian itu. Bagaimanapun juga saya juga harus mau menerima sanksi yang nanti akan diberikan karena itu resiko saya,” tukasnya. (arl/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

PKH Batu Cair, 3498 KK Terima Bantuan

Diterbitkan

||

Suasana penyerahan bantuan beras pada keluarga PKH Batu. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Program Keluarga Harapan Kota Batu akhirnya cair. Penerima PKH sejumlah 3.498 KK pun kembali bernafas lega.

Pasalnya, bantuan pemerintah pusat berupa 15 kilogram sembako. Bantuan ini dinilai penting bagi warga di tengah pandemi.

“Programnya tiga bulan dan ini yang terakhir. Agustus dan September kemarin juga sudah disalurkan,” ungkap Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Rabu siang (21/10).

Dia menambahkan, bantuan PKH disalurkan dua hari terakhir. Pendistribusian dilakukan dengan kerja sama Bulog.

Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan melakukan pendataan. Data ini, diserahkan kepada Bulog.

Penyaluran beras hari ini dilakukan di dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Batu.

“Yakni, Songgokerto, Sisir, dan Sidomulyo. Ini untuk Batu. Kalau Kecamatan Bumiaji keseluruhan, 9 kelurahan semua,” katanya.

Dia juga berharap bantuan ini membantu daya beli masyarakat. Serta, menekan angka kemiskinan di Kota Batu.

“Jadi masyarakat tinggal memikirkan untuk membeli lauknya saja,” tutup Punjul.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Kampung Bulukerto, Suguhkan Kopi Rasa Apel

Diterbitkan

||

Foto : Wisatawan Kunjungi Wisata Edukasi Kopi di Bulukerto (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COMKota Batu terkenal dengan wisata buatan. Tapi, wisata edukasi kopi menjadi alternatif baru.

Wisata edukasi ini memperkenalkan produk kopi olahan Kota Batu. Lokasi wisatanya ada di Dusun Buludendeng Desa Bulukerto Bumiaji.

Ciri khas kopinya adalah memiliki rasa apel dalam seduhannya.

“Awalnya kami ragu untuk membuat inovasi ini. Namun ketika dicoba, ternyata responnya diluar dugaan kami,” beber Oktavian Dwi Suhermanto, penggerak Kampung Kopi Bulukerto, ketika ditemui di Kampung Kopi Aroma Apel Rabu siang (21/10).

Dia mengungkapkan kopi ini tak hanya beraroma apel. Produk yang dinamai kopi Siman tersebut punya aftertaste apel.

Kepada Kabarmalang.com, Herman membeberkan rahasianya. Kopi arabika punya sifat khusus. Dia selalu menyerap aroma dilingkungan sekitarnya.

Dia sengaja menanam di bawah pohon apel. Sehingga setiap kopi yang dipanen beraroma segar buah apel.

“Kalau harga, kita mematok dengan harga normal. Rp 10 ribu untuk 100 gram kopi bubuk. Rp 40 ribu untuk 200 gramnya,” bebernya.

Sedangkan, green bean dipatok Rp 350 ribu per 5 kilogram.

Herman menjelaskan, kopi apel ditanam di lahan 10 hektar. Perkebunan dikelola Kelompok Tani Sri Makmur.

Dalam setahun, petani memanen 600 kilogram. “Alhamdulillah bisa maju sepesat ini. Varian aroma buah lain sedang kami trial,” tutupnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Patirtaan Kaygun Dibuka Dua Hari Lagi

Diterbitkan

||

Patirtaan Kaygun di Desa Tlekung.

KABARMALANG.COM – Desa Tlekung diresmikan menjadi salah satu desa wisata. Patirtaan Kaygun akan menjadi destinasinya.

Wisata air ini akan dibuka pada Jumat depan. Patirtaan Kaygun ini disinyalir  menambah Pendapatan Asli Desa.

Karena, wisata ini diklaim sangat ramah dengan kantong. Petirtaan Kaygun dibuka setiap weekend saja.

“Yakni Jumat sampai Minggu. Jumat depan ini pembukaan pertama,” terang Kades Tlekung Mardi, Selasa siang (20/10).

Dia menegaskan, tiket masuk kolam renang Patirtaan Kaygun sangat terjangkau. Wisatawan hanya diwajibkan membayar Rp 5000 saja. Itu sudah bisa renang sepuasnya.

Walaupun begitu, destinasi wisata baru masih belum finish. Pasalnya, areal dalam sedang dipersiapkan stan penjualan makanan minuman.

Stan ini akan langsung dikelola oleh Bumdes. “Harganya juga tidak akan mahal. Yakni antara Rp 3000 sampai Rp 20 ribu saja,” imbuhnya.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menargetkan peningkatan wisatawan.

Desa wisata ini diharap menambah pilihan wisatawan.

“Kan bagus kalau mau kemanapun ada tempat wisata. Apalagi pasca PSBB akses mobilitas cukup terbuka. Dengan syarat menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Ia juga berharap Patirtaan Kaygun menggeliatkan wisata Kota Batu.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com