Connect with us

Kabar Batu

Semester II, Kota Batu Bakal Miliki Tiga Raperda

Diterbitkan

,

Suasana rapat Paripurna (Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kota Batu akan memiliki tiga Rencana Peraturan Daerah (Raperda) baru. Tiga raperda ini adalah raperda perubahan atas peraturan daerah Kota Batu Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batu tahun 2017 – 2022.

Kedua, raperda Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan yang ketiga raperda tentang fasilitasi pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Satu raperda tentang RPJMD merupakan inisiasi dari pihak eksekutif,” ujar Syaifudin Ketua Propemperda DPRD Kota Batu, Kamis (27/08/2020). Sementara itu dua raperda yang lain merupakan ide dari pihak legislatif.

Lebih lanjut, Syaifudin membeberkan dibuatnya raperda RTH tersebut untuk mencegah terjadinya alih fungsi lahan mengingat perkembangan wisata di Kota Batu masih cukup berpotensi. Oleh sebab itu pihak legislatif tidak ingin jika Kota Batu kehilangan nama Agropolitan.

“Sedangkan untuk raperda fasilitasi pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkoba ini bertujuan agar Kota Batu ini tidak menjadi tempat perputaran barang haram,” imbuhnya.

Terlebih, lanjut Syaifudin, acuan data yang di peroleh dari Polres Batu, kasus narkoba mengalami peningkatan secara signifikan setiap tahunnya yakni dari 11 tersangka di tahun 2018, naik menjadi 27 tersangka di tahun 2019 dan kembali naik menjadi 38 tersangka pada pertengahan tahun 2020 ini.

Terpisah, Walikota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan raperda perubahan tersebut penting dilakukan. Pasalnya untuk penyesuaian terhadap kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Jatim, dan Pusat.

“Dasar pertimbangan perubahan, yang pertama yaitu penyesuaian terhadap kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat adalah dengan ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto -Surabaya-Sidoarjo-Lamongan,” terang wanita yang akrab disapa Bude tersebut.

Selain itu, sambung Dewanti, kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan terdapat tiga proyek prioritas di Kota Batu yang termasuk dalam perpres tersebut. Yaitu pelebaran jalan Pendem, Pembangunan kereta gantung, dan pembangunan pasar induk/besar Kota Batu. (arl/fir)

 

Kabar Batu

Hari Veteran Nasional, Wali Kota Batu Ajak Masyarakat Kuatkan Persatuan

Diterbitkan

,

Oleh

Firmansyah
Memperingati Hari Veteran Nasional tahun 2022, DPC LVRI Kota Batu menggelar peringatan di Graha Pancasila Balaikota Among Tani. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Memperingati Hari Veteran Nasional tahun 2022, DPC LVRI Kota Batu menggelar peringatan di Graha Pancasila Balaikota Among Tani, Kamis (11/08) pagi.

Hari Veteran Nasional tahun ini, mengambil tema “Membangun Indonesia yang Maju dan Sejahtera di dasari oleh Jiwa, Semangat dan Nilai-nilai Juang 45”.

Hal tersebut bermakna bahwa Veteran telah membawa Indonesia ke depan pintung gerbang kemerdekaan.

Wakil Ketua II DPD LVRI Jatim, Kolonel Mar (Purn) Gatot Suharyoso mengatakan, peringatan Hari Veteran Nasional menjadi bentuk penghargaan dan penghormatan dari pemerintah dan rakyat Indonesia kepada pahlawan yang berjuang dan membela kemerdekaan Republik Indonesia.

“Veteran telah merebut kembali kemerdekaan dari penjajah, saat ini generasi muda harus tetap mempertahankan nilai-nilai perjuangan,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko mengatakan jika perjuangan veteran di landasi dengan persatuan dan kesatuan.

Landasan itu harus terus di jaga generasi muda untuk terus mempertahankan kemerdekaan.

“Semangat veteran harus terus kita jaga untuk mengisi kemerdekaan, semoga veteran dapat terus berbuat baik,” ucapnya.

“Dan kita sebagai generasi muda harus terus memberikan perhatian kepada veteran,” pungkas Dewanti. (tik/fir)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Wali Kota Batu Launching Program Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022

Diterbitkan

,

Oleh

Firmansyah
Wali Kota Batu Launching Program Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022
Pemkot Batu launching program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) secara Hybrid di DD Orchid Nursery. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Memasuki bulan Agustus, Pemkot Batu launching program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) secara Hybrid di DD Orchid Nursery.

Launching program BIAN ini di lakukan Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko, di dampingi Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Kepala Dinas Kesehatan Kartika Trisulandari.

Kemudian Kepala Dinas Kominfo Onny Ardianto, Camat, Lurah dan di ikuti secara virtual oleh 5 Puskesmas se-Kota Batu, Kader Posyandu, serta ibu dan balita Kota Batu.

Launching Program BIAN ini di lakukan untuk mengejar cakupan imunisasi rutin. Hal ini di sebabkan saat pandemi Covid-19 terjadi penurunan cakupan imunisasi dasar lengkap.

“Bulan Imunisasi Anak Nasional adalah kegiatan pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela dan pemberian Imunisasi Kejar pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap,” kata Dewanti.

Dewanti juga menambahkan bahwa salah satu penyebab anak stunting adalah tidak mendapatkan imunisasi lengkap.

Dengan dukungan berbagai Dinas seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo dan Dinas Sosial, Dharma Wanita, Aisyiyah Muslimat, dan Fatayat NU, vaksinasi akan di laksanakan di seluruh Kota Batu.

“Kita sebagai orang tua wajib memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita, salah satu caranya adalah dengan memberikan imunisasi lengkap dan tambahan,” kata Dewanti.

Tahun 2022 ini Kemenkes RI mencanangkan program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) untuk mengejar cakupan imunisasi rutin yang menurun signifikan akibat pandemi COVID-19.

BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat.

Program ini di wujudkan sebagai upaya menutup kesenjangan imunitas anak dengan melakukan hamonisasi kegiatan imunisasi tambahan (campak-rubela) dan imunisasi kejar (OPV, IPV, dan DPT-HB-Hib).

Di kutip dari Instagram @kemenkes_ri, program BIAN ini terbagi dalam dua tahap.

Tahap pertama yang di selenggarakan pada bulan Mei sampai Juni, sebanyak 1.386 anak sudah mendapatkan vaksin lengkap dari total 3.106 anak.

Sedangkan, tahap kedua BIAN yang di laksanakan pada bulan Agustus 2022, di targetkan bisa mencapai minimal 95% dari total anak-anak di Kota Batu yang berhak mendapatkan vaksin lengkap dan vaksin tambahan. (tik/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Wali Kota Dewanti Sidak ke Lokasi Pembangunan Pasar Induk Kota Batu

Diterbitkan

,

Oleh

Firmansyah
Wali Kota Dewanti Sidak ke Lokasi Pembangunan Pasar Induk Kota Batu
Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko meninjau dan melihat kondisi di lokasi pembangunan Pasar Besar Kota Batu. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko meninjau dan melihat kondisi di lokasi pembangunan Pasar Besar Kota Batu.

Dia akan sering turun agar terus mendapatkan gambaran dan masukan dari banyak ahli.

Dengan begitu, saat pasar di bangun, tidak ada hal yang terlanjur dan tidak bisa di perbaiki.

“Ada beberapa hal yang perlu kami beri masukan agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman dengan pasar baru, tapi juga berdagang dengan laris. Semua dapat rejeki secara adil dan merata,” ujar Dewanti.

Terkait progres dan percepatan pembangunan pasar, Dewanti mengatakan bahwa bulan Desember sudah harus tinggal finishing.

“Kalau bisa awal-awal 2023 sudah bisa di tempati. Harus sudah ada pengundian dalam waktu dekat, dengan begitu para pedagang bisa langsung pindah saat Pasar Induk sudah jadi,” harap Dewanti.

Pasar Besar Kota Batu mulai di bangun pada Februari 2022 dan di targetkan selesai pada pertengahan 2023.

Saat peninjauan ini di laksanakan, pembangunan sudah berjalan 220 hari dari 509 hari kontrak kerja.

Pasar Besar Kota Batu di bangun di atas lahan seluas 39.548 m2 dengan total luas bangunan 35.077 m2.

Pasar ini di bangun setinggi tiga lantai dengan pembagian lantai 1 sebagai zona basah, lantai 2 sebagai zona kering dan lantai 3 sebagai zona makanan dan kuliner.

Jumlah kios Pasar Besar Kota Batu sebanyak 1.733 unit dan total los 1.033 unit.

Pasar ini di kerjakan oleh kontraktor PT Sasmito dengan anggaran Rp152,721 miliar.

Pembangunan Pasar Besar Kota Batu ini, di harapkan dapat menampung 3.306 pedagang dari pasar lama yang sebelumnya hanya dapat menampung 2.210 pedagang.

Kemudian di tambah dengan para pedagang yang berjualan di luar bangunan pasar yang lama.

Pasar yang baru ini di harapkan dapat meningkatkan omzet para pedagang hingga 5% sesuai dengan target pertumbuhan ekonomi nasional. (tik/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com