Pemerintahan
Dinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026

KABARMALANG.COM – Dinsos P3AP2KB Kota Malang mencatat tren kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT di Kota Malang terus meningkat hingga menyentuh angka 121 kasus per Agustus 2026.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, Muhammad Sailendra, membeberkan data memprihatinkan tersebut dalam acara talkshow Idjen Talk di Radio City Guide pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan resmi, seluruh korban KDRT di bumi Arema merupakan perempuan dan anak-anak yang didominasi oleh tindakan kekerasan fisik, akibat dipicu oleh tekanan ekonomi serta kelengahan regulasi emosi dalam keluarga.
Lonjakan Data Laporan KDRT di Kota Malang dari Tahun ke Tahun
​Grafik penanganan laporan kekerasan di ruang domestik Kota Malang menunjukkan peningkatan signifikan:
​Tahun 2024: Total laporan KDRT yang masuk dan ditangani tercatat sebanyak 120 kasus.
​Tahun 2025: Angka pelaporan melonjak tajam hingga mencapai 185 kasus dalam setahun.
​Tahun 2026 (Per Agustus): Baru memasuki bulan Agustus, angka aduan yang masuk sudah menyentuh 121 kasus.
​Profil Korban & Jenis Kekerasan: Seluruh korban berasal dari kelompok perempuan dan anak-anak. Bentuk kekerasan didominasi oleh aksi fisik, disusul kekerasan psikis, kekerasan seksual, hingga penelantaran ekonomi.
Siklus KDRT Menurut Pakar Psikologi UMM
​Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ratih Eka Pertiwi, memaparkan bahwa KDRT terjadi secara berulang melalui tiga fase siklus utama:
​Tension Building (Fase Ketegangan): Diawali dengan munculnya kerenggangan, komunikasi yang memburuk, serta suasana rumah tangga yang dingin dan penuh jarak.
​Acute Explosion (Fase Ledakan Aksi): Terjadi serangan nyata berupa kekerasan fisik, verbal, emosional, seksual, atau penelantaran akibat ketidakmampuan meregulasi emosi.
​Honeymoon Phase (Fase Bulan Madu): Pelaku mengiba memohon maaf dan berjanji berubah, sehingga korban merasa iba dan kerap mengurungkan niat untuk memproses hukum atau berpisah.
Keterangan Resmi dan Layanan Pengaduan Masyarakat
​“Kebanyakan korban melapor setelah mengalami kekerasan verbal maupun fisik. Sangat jarang masyarakat melapor lebih awal ketika tanda-tanda KDRT mulai muncul,” kata Muhammad Sailendra, Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang (Jumat, 28/8/2026).
​“Kepastian dan advokasi hukum perlu diperkuat agar korban perempuan dan anak mendapatkan perlindungan yang maksimal. Penguatan ilmu pernikahan harus dimaksimalkan sejak dini melalui bimbingan pra-nikah di KUA serta majelis keagamaan,” ujar Ratih Eka Pertiwi, Dosen Psikologi UMM (Jumat, 28/8/2026).
Masyarakat atau korban yang ingin berkonsultasi dan mengadukan kekerasan dapat melapor ke kantor kelurahan setempat atau datang langsung ke UPT PPA Dinsos P3AP2KB Kota Malang.
Tabel Rangkuman Tren Kasus KDRT di Kota Malang
​Berikut rekapitulasi data dan informasi penanganan KDRT oleh Dinsos P3AP2KB Kota Malang. (adv)
Parameter Laporan | Detail Informasi Kasus KDRT |
|---|---|
Instansi Penanggung Jawab | Dinsos P3AP2KB Kota Malang |
Narasumber Utama | Muhammad Sailendra (Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang) |
Data Kasus 2024 | 120 Kasus |
Data Kasus 2025 | 185 Kasus |
Data Kasus 2026 (s.d. Agustus) | 121 Kasus |
Profil Korban | 100% Perempuan dan Anak-Anak |
Bentuk Kekerasan Dominan | Fisik, Psikis, Seksual, & Penelantaran Ekonomi |
Pusat Layanan Aduan | Kantor Kelurahan & UPT PPA Dinsos P3AP2KB Kota Malang |
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































