Connect with us

Peristiwa

Analisis Saham BUMI Hari Ini: Melaju +5,63%, Uji Resistance Kuat di Rp330

Published

on

Analisis Saham BUMI Hari Ini: Melaju +5,63%, Uji Resistance Kuat di Rp330
Harga Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026 (istimewa)

KABARMALANG.COMHarga Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026.

BUMI berakhir di level Rp300, naik +5,63% dari penutupan sebelumnya.

Dengan volume transaksi jumbo mencapai 9,6 miliar saham, pergerakan ini menandakan minat beli yang tinggi dari pelaku pasar.

Daftar Isi

​Analisis Teknikal & Pergerakan Harga

​Setelah menghadapi tekanan jual dari Chengdong Investment Corp di awal tahun, BUMI menunjukkan sinyal recovery kuat di bulan Februari.

Level Tertinggi Hari Ini: Rp306.

Support Terdekat: Rp280 – Rp285.

​Resistance Kunci: Rp330. Penembusan di atas level ini menjadi syarat mutlak bagi BUMI untuk melanjutkan tren bullish menuju target harga jangka menengah.

​Katalis Utama: Sentimen MSCI & Aksi Korporasi

​Ada tiga faktor utama yang menggerakkan optimisme investor terhadap emiten batu bara milik Grup Bakrie dan Salim ini:

​Rumor Rebalancing MSCI: Pasar berekspektasi BUMI masuk ke dalam indeks MSCI Global Standard periode Februari 2026.

Potensi inflow dana asing biasanya menjadi pemicu kenaikan harga sebelum pengumuman resmi.

​Pelunasan Utang: Rampungnya penawaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV 2026 senilai Rp612,75 miliar pada 13 Februari memperkuat struktur permodalan perusahaan.

​Diversifikasi Tambahan: Akuisisi 100% saham Wolfram Limited (WFL) memberi BUMI akses ke komoditas emas dan tembaga, mengurangi ketergantungan pendapatan hanya dari batu bara.

​Fundamental & Dividen

Indikator

Status Terkini

Pengendali

Sinergi Grup Bakrie & Grup Salim (Anthony Salim & Nirwan Bakrie)

Kebijakan Dividen

Belum membagikan dividen (fokus pembersihan saldo laba ditahan)

Fokus Operasional

Efisiensi biaya dan ekspansi ke sektor non-batu bara

 

 

Advertisement

Terpopuler