Connect with us

Peristiwa

Analisis Saham BUMI 9 Februari 2026: Melesat ke Rp240 di Tengah Gairah IHSG 8.000

Published

on

Update Rebalancing MSCI Februari 2026: INDF Turun Kelas, ACES & CLEO Terdepak
Saham BUMI menunjukkan taji pada perdagangan awal pekan ini (istimewa)

KABARMALANG.COM – Saham BUMI menunjukkan taji pada perdagangan awal pekan ini.

Setelah sempat tertekan di pekan sebelumnya, saham BUMI ini berhasil melakukan rebound kuat dengan volume transaksi yang masif, menjadikannya salah satu saham paling aktif di bursa hari ini.

Statistik Perdagangan Hari Ini

Parameter

Data Perdagangan

Harga Penutupan

Rp240

Perubahan

+14 Poin (+6,19%)

Harga Pembukaan

Rp236

Rentang Harian

Rp224 – Rp244

Volume Transaksi

5,9 Miliar Lembar

Faktor Penggerak & Sentimen Pasar

​Kenaikan tajam BUMI dipengaruhi oleh kombinasi sentimen internal dan kondisi pasar global:

Sentimen IHSG: Keberhasilan indeks komposit menembus level 8.031 memberikan suntikan kepercayaan diri bagi investor untuk masuk ke saham-saham high beta seperti BUMI.

Volume Masif: Transaksi sebesar 5,9 miliar lembar menunjukkan adanya akumulasi beli yang sangat besar, menandakan minat pasar yang kembali tinggi pada sektor energi.

Kewaspadaan Asing: Meskipun harga naik, tercatat adanya aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing.

Hal ini perlu dicermati sebagai indikasi adanya aksi profit taking di tengah kenaikan harga.

Catatan untuk Investor

​Kenaikan BUMI hari ini menguji area resistance baru. Bagi Anda yang menggunakan analisis teknikal, perhatikan apakah harga mampu bertahan di atas level Rp236 pada esok hari.

Volume yang besar biasanya menjadi indikasi tren penguatan jangka pendek, namun aksi net sell asing bisa menjadi sinyal konsolidasi dalam waktu dekat.

Investasi saham memiliki risiko tinggi. Informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan perintah jual atau beli.

 

 

Advertisement

Terpopuler