Serba Serbi
Profil Prajogo Pangestu: Dari Sopir Angkot Menjadi Orang Terkaya di Indonesia 2026

KABARMALANG.COM – Hingga Januari 2026, nama Prajogo Pangestu (Phang Djoen Phen) tetap kokoh sebagai orang terkaya di Indonesia.
Melalui Barito Group, ia mengendalikan ekosistem bisnis raksasa yang mencakup sektor petrokimia, pertambangan, hingga energi terbarukan yang mendominasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
​Kekayaan Prajogo Pangestu sangat di pengaruhi oleh volatilitas pasar modal.
Berikut adalah data terkini per 29 Januari 2026:
Total Kekayaan Bersih: Estimasi US$ 30,2 Miliar (Setara Rp506,15 Triliun).
​Peringkat Dunia: Urutan ke-60 hingga 62 dalam Forbes Real-Time Billionaires.
Update Pasar: Meskipun sempat mengalami penyusutan nilai aset sebesar Rp60,34 triliun dalam sehari akibat fluktuasi IHSG, posisinya sebagai taipan nomor satu di Indonesia belum tergoyahkan.
​Prajogo Pangestu mengendalikan beberapa emiten “Big Caps” yang menjadi motor penggerak indeks saham nasional:
Kode Saham | Nama Perusahaan | Sektor Utama |
|---|---|---|
BREN | PT Barito Renewables Energy Tbk | Energi Terbarukan & Panas Bumi (Geotermal) |
TPIA | PT Chandra Asri Group | Petrokimia Terintegrasi |
BRPT | PT Barito Pacific Tbk | Holding Company (Induk Usaha) |
CUAN | PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk | Pertambangan Batu Bara & Mineral |
Kisah “Zero to Hero” Prajogo Pangestu adalah salah satu yang paling fenomenal di Asia.
Lahir di Kalimantan Barat, ia mengawali kariernya sebagai sopir angkot pada era 1960-an.
​Titik balik hidupnya terjadi saat ia bertemu pengusaha kayu legendaris, Burhan Urai.
Prajogo belajar seluk-beluk industri perkayuan hingga akhirnya mendirikan bisnis sendiri dan melakukan diversifikasi besar-besaran ke sektor energi dan petrokimia yang jauh lebih berkelanjutan.
​Di tengah volatilitas pasar pada awal tahun 2026, Prajogo Pangestu menunjukkan kepercayaan diri tinggi terhadap fundamental perusahaannya dengan melakukan aksi borong saham (akumulasi).
​Emiten yang di beli: BREN, BRPT, dan CUAN.
​Tujuan: Mendukung stabilitas harga saham grup dan memberikan sinyal positif bagi para investor ritel maupun institusi di tengah koreksi IHSG.
Peristiwa21 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa19 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa16 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Pemerintahan15 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga10 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi23 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266
Serba Serbi40 menit agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu 28 Oktober 2026 Cerah Berawan Hingga Hujan Petir























