Connect with us

Peristiwa

Bermain Sepeda di Dekat Rel, Anak 6 Tahun Terserempet KA di Singosari Malang

Diterbitkan

,

IMG 20260104 102804
Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun terserempet Kereta Api (KA) Jayabaya jurusan Malang–Jakarta (istimewa)

KABARMALANG.COM – Insiden memilukan terjadi di jalur kereta api wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun terserempet Kereta Api (KA) Jayabaya jurusan Malang–Jakarta saat sedang bermain sepeda di dekat rel, Sabtu (3/1/2026) siang.

​Kejadian yang berlangsung di petak jalan Simpati Kavling II, Desa Losari, ini menjadi pengingat keras akan bahaya beraktivitas terlalu dekat dengan jalur perlintasan aktif.

​Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Korban, yang di ketahui bernama Alvito Maulana Uwais (6), warga Surabaya, dilaporkan tengah bermain sepeda BMX di area yang berbatasan langsung dengan rel.

​Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan bahwa saat KA Jayabaya melintas dari arah selatan menuju utara, korban diduga berada dalam jarak yang tidak aman.

​”Saksi di lokasi mendengar klakson kereta di bunyikan berulang kali sebelum benturan terjadi. Korban di temukan tergeletak di sisi timur rel setelah kereta melintas,” ungkap AKP Bambang, Minggu (4/1/2026).

​Warga dan petugas Polsek Singosari segera melakukan evakuasi di tempat kejadian. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka serius:

Luka fisik: Luka di bagian belakang kepala dan patah tulang pada lengan kanan.

Tindakan: Korban langsung di larikan ke RS Prima Husada untuk mendapatkan perawatan intensif.

​Kepolisian telah melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak KAI untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

​Menanggapi peristiwa ini, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar jalur rel.

​“Kami mengimbau warga agar selalu menjaga jarak aman dari rel kereta api. Jangan membiarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di area berbahaya tersebut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas AKBP Danang.

Advertisement

Terpopuler