Peristiwa
Kampung Tematik Malang: Masih Terpuruk Pasca-Pandemi, Apa yang Menghambat Kebangkitannya?

KABARMALANG.COM – Kampung tematik di Kota Malang yang dulu sempat ramai menjadi tujuan wisata, kini masih bergulat dengan pemulihan pasca-pandemi.
Destinasi ikonik seperti Kampung Warna-warni Jodipan, Kampung Tridi, dan Kampoeng Heritage Kajoetangan kini mengalami penurunan signifikan dalam jumlah pengunjung.
Ahmad Fauzi, Ketua Pengelola Kampung Warna-warni Jodipan, mengungkapkan bahwa meskipun sektor pariwisata mulai berangsur pulih, kampung wisata yang dulu populer kini masih kesulitan menarik wisatawan.
Ia menyebutkan, kurangnya inovasi serta promosi yang terbatas menjadi dua faktor utama yang memperlambat kebangkitan kampung tematik.
Selain itu, infrastruktur yang terbengkalai selama pandemi juga menjadi penghalang.
Banyak fasilitas di kampung-kampung tematik yang rusak dan membutuhkan perbaikan, sementara dukungan dari pemerintah serta pihak swasta masih minim.
Namun, Pemerintah Kota Malang tidak tinggal diam.
Program “Sambang Kampung” kini di gencarkan untuk mendorong inovasi dan memperkenalkan kembali kampung tematik sebagai destinasi wisata.
Beberapa kampung juga mulai menggelar event lokal, seperti festival seni dan bazar UMKM, untuk menarik perhatian wisatawan.
Para pengelola berharap, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, kampung tematik dapat bangkit kembali.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, kampung-kampung ini di harapkan bisa kembali menjadi destinasi wisata yang memikat. (kis/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































