Connect with us

Peristiwa

Ketua DPRD Kota Malang Ajak Milenial Melek Politik

Published

on

IMG 20241122 082546 scaled
Caption : Diskusi bareng Ketua DPRD Kota Malang dan politisi muda Aryo Seno Bagaskoro (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siradhuhitta mengajak Generasi Z (Gen-Z) dan milenial untuk melek politik.

Generasi muda juga di dorong lebih kritis dalam menyikapi janji-janji kampanye di Pilkada serentak 2024.

Amithya melihat Gen-Z dan milenial saat ini seperti acuh tak acuh dengan politik, lantaran kurang adanya ruang diskusi yang melibatkan mereka.

Saat di beri ruang diskusi, mereka menunjukkan sikap antusias dan kritis dengan memberi banyak pertanyaan.

“Kami ingin generasi muda memahami kondisi politik di Kota Malang dan meresponsnya dengan referensi serta perspektif yang luas,”

“Mereka harus mampu menentukan siapa pemimpin yang layak memimpin lima tahun ke depan,” ujar Amithya kepada wartawan, Kamis (21/11/2024).

Diskusi bareng Gen-Z dan milenial di gelar di CW Cafe Jalan Jakarta, Kota Malang, kemarin sore.

Hadir politisi muda dalam diskusi itu yaitu Aryo Seno Bagaskoro.

Aryo, yang sebelumnya sempat menjadi Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 lalu.

Menurut Amithya, diskusi melibatkan anak-anak muda dari berbagai latar belakang, tanpa membatasi komunitas tertentu.

Generasi muda dengan rentang usia 25 tahun itu di undang untuk mendengar langsung pandangan Arya Seno Bagaskoro, serta berbagi pengalaman soal politik di usia muda.

“Anak muda perlu memahami bahwa dunia politik bukan sekadar apatisme atau ketidakpedulian,”

“Dengan forum seperti ini, mereka di ajak untuk berdialog dan mengungkapkan gagasan mereka secara langsung, sesuatu yang tidak bisa ditemukan di media sosial,” kata Amithya.

Selain itu, acara ini juga membuka ruang inklusif dengan melibatkan berbagai kalangan, termasuk komunitas disabilitas tuli.

“Kami ingin forum ini menjadi tempat bagi semua kelompok,”

“Mulai dari perempuan hingga komunitas disabilitas, agar semua dapat memahami kondisi perpolitikan saat ini,” ungkapnya.

Amithya menilai, betapa pentingnya pendekatan langsung untuk mensosialisasikan Pilkada serentak 2024 kepada generasi muda.

Sehingga, tak hanya memanfaatkan platform digital, namun dengan cara tatap muka bisa lebih mengena dan paham soal politik.

“Di era disrupsi teknologi, informasi yang mereka peroleh sering kali parsial,”

“Dengan bertatap muka, mereka bisa brainstorming, belajar bagaimana berpikir kritis, dan memahami dinamika politik,” jelasnya.

Sementara, Aryo Seno Bagaskoro menyebut bahwa aspirasi dari anak-anak muda sangat vital untuk didiskusikan dan di sampaikan terus menerus.

“Sebentar lagi Indonesia mengadakan pemilihan serentak kepala daerah,”

“Baik walikota, bupati, dan gubernur serta wakil-wakilnya,”

“Jangan lewatkan kesempatan untuk diam saja dan tidak memilih,” tegas Aryo.

Aryo menuturkan, memahami visi misi sedalam mungkin dari seluruh calon yang ada menjadi hal yang sangat penting bagi generasi muda.

Ruang-ruang terbuka untuk diskusi bisa menjadi media penting, memahami apa yang di bawa calon-calon kepala daerah.

Sehingga muda-mudi bisa menyelaraskan apa yang di inginkan dari seorang pemimpin.

“Pahami yang akan di pilih. Piliih yang memang mewakili hati nurani dan memiliki visi misi jelas,”

“Ayo kritis dan aktif dalam hal-hal seperti ini. Pesta demokrasi ini menentukan nasib pembangunan kedepan,” ucapnya terpisah. (*)

 

Advertisement

Terpopuler