Serba Serbi
Keistimewaan dari Lidah Mertua Selain Menyerap Bau tak Sedap juga Mencegah kanker

KABARMALANG.COM – Tanaman hias lidah mertua mempunyai keistimewaan menyerap bau yang tidak sedap juga bisa mencegah kanker.
Lidah Mertua mampu menyerap racun (polutan) dan CO2 di udara serta menghasilkan oksigen sehingga udara menjadi lebih segar.
Ciri lidah mertua ini memiliki daun yang keras, tegak panjang, sukulen, dengan ujung meruncing merupakan karakter bentuknya.
Karena bentuknya yang tajam menjadi alasan tanaman ini memiliki nama lidah mertua.
Tanaman ini hanya perlu di siram dua kali sebulan.
Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali.
Lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika di tempatkan yang lebih terang.
Perbanyakan tanaman lidah mertua dapat di lakukan secara generatif melalui biji dan vegetatif dengan pemotongan anakan atau tunas, setek daun, setek pucuk, setek rimpang dan kultur jaringan.
Makanya, kalian perlu menanam lidah mertua ini di lingkungan rumah.
Selain mudah merawatnya, manfaat yang di dapat juga banyak.
Selain menyerap bau tak sedap ternyata tanaman ini juga dapat mencegah kanker.
Selain itu tanaman lidah mertua di kenal sebagai ‘good luck plant’ atau tanaman pembawa keberuntungan.
Nama asli lidah mertua adalah Sanseviera karena bentuknya yang tajam.
Sanseviera tak hanya sebagai tanaman hias.
Tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas.
Lidah mertua ini mengandung saponin, senyawa kimia.
Yang berfungsi sebagai pertahanan alami tanaman terhadap hama.
Saponin ini bersifat toksik jika tertelan oleh manusia.
Gejala keracunan meliputi mual, muntah, diare, dan iritasi pada mulut dan tenggorokan.
Selain ideal untuk di jadikan dekorasi untuk kamar tidur, tanaman satu ini juga membuat udara ruangan menjadi lebih segar dan sehat
Selain menyaring udara lidah mertua juga dapat dapat membantu meningkatkan kadar oksigen di udara proses fotosintesis.
Tanaman ini menghasilkan oksigen sehingga memberikan kontribusi positif terhadap kualitas udara di dalam ruangan. (*)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































