Serba Serbi
KBL Puntodewo Telah Membentuk Sekolah Lansia Tangguh

KABARMALANG.COM – Dari 57 kelurahan yang ada di Kota Malang, baru kelompok bina lansia (KBL) Puntodewo yang telah membentuk Selantang yang langsung pembinaannya melalui pemerintah.
“KBL Puntodewa telah membentuk Selantang pembinaannya langsung melalui pemerintah,” kata Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito.
Dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan Bappeda dan DPRD Kota Malang terkait kelanjutan pelaksanaan Program Selantang.
Tujuannya, jika memang nantinya di restui untuk terus di lanjutkan, maka tentunya akan ada anggaran yang juga di alokasikan.
Dalam hal ini, menurut Donny, anggaran tersebut nantinya akan di arahkan untuk meningkatkan kualitas Selantang di Kota Malang.
“Cuma kita mendatangkan para ahli, artinya kita berikann support untuk narasumber (pemateri), seperti kemarin kita berikan kelengkapan,” ucapnya.
“Kalaupun nanti ada anggaran di Selantang, kita tingkatkan kualitas pengajaran. Baik dari segi materi ataupun keperluan penunjang,” sambung Donny.
Terkait hal tersebut, Kota Malang serius memperkuat program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang).
Menurut Donny, hal itu juga sebagai tanggapan atas usulan yang di sampaikan Ketua Tim Penggerak PKK beberapa waktu lalu. Di mana program Sentang menawarkan berbagai keuntungan bagi para lansia.
“Kami akan koordinasi dengan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) dan DPRD,” ujar Donny.
“Karena Selantang itu nanti tujuannya untuk menguatkan lansia dari sisi kerohanian, kesehatan dan pengetahuan,” sambungnya.
Kota Malang baru ada satu kelompok bina lansia (KBL) yang menjalankan Selantang. Yakni di KBL Puntodewo, Kelurahan Bunulrejo.
Di mana setidaknya sudah ada 45 lansia yang telah di nyatakan lulus setelah mengikuti materi pendidikan standart pertama.
Donny melanjutkan, nantinya setelah mendapatkan pendidikan pada Program Selantang, para lansia akan kembali ke tengah masyarakat.
Namun tentu dengan berbekal pengetahuan yang telah di dapat selama menempuh pendidikan.
“Sehingga mereka yang mendapat pendidikan di Selantang itu, bisa menjadi kader di lingkungan mereka. Misal sakit atau keperluan khusus,” jelas Donny. (carep01/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































