Serba Serbi
Bantuan Pangan Non Tunai Daerah di Kelurahan Klojen Tersalurkan

KABARMALANG.COM – Bantuan pangan non tunai daerah (BPNTD) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Klojen, Kota Malang telah di salurkan.
BPTD ini adalah bantuan sosial pangan yang disalurkan dalam bentuk non tunai dari pemerintah daerah.
“Hari ini, kita menyalurkan bantuan pangan non tunai daerah,” ujar Lurah Klojen, Waluyo Safari. SE. MM, Jumat (17/6/2022).
Bantuan tersebut, kata Waluyo, kita salurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Kelurahan Klojen.
“Untuk keluarga penerima manfaat di wilayah Kelurahan Klojen,” ucapnya.
Penerimaan manfaat BPTD ini di wilayah Klojen berjumlah 90 orang. Waluyo menyampaikan dari jumlah tersebut, 79 orang itu yang reguler, 8 untuk disabilitas dan 3 lansia.
“Jumlah penerima manfaat ada 90 orang. 79 untuk yang reguler, 8 disabilitas dan 3 lansia,” ungkap Waluyo.
Waluyo juga menjelaskan, bantuan yang disalurkan itu berupa beras seberat 11 kilogram untuk satu orang.
“Ini dua bulan yakni Mei dan Juni. Jadi saat ini penerima manfaat mendapatkan 22 kilogram,” pungkas Waluyo.
Salah satu penerima manfaat BPTD, Tatik mengatakan bahwa penyaluran bantuan hari ini untuk dua bulan yakni Mei dan Juni.
“Bantuan ini periode bulan Mei dan Juni, berupa beras 22 kilogram untuk dua bulan,” ujar Tatik yang juga ketua E- Warung Bunga, Kelurahan Klojen.
“Terima kasih, bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga,” pungkas Tatik.
Sementara itu Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani menyampaikan, untuk sasaran program ini untuk keluarga dengan kondisi sosial ekonomi terendah di daerah.
“Bantuan ini dapat dicairkan melalui E-Warung di masing-masing kelurahan,” ujarnya.
Dan pelaksanaanya sesuai alokasi yang disediakan pemerintah, dan namanya termasuk di dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan oleh Pemerintah daerah melalui musyawarah kelurahan.
“Bantuan ini bertujuan mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan,” katanya.
Memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM, Penny melanjutkan, meningkatkan ketepatan sasaran, waktu, jumlah, harga, kualitas, dan administrasi.
“Dan memberikan pilihan serta kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ucapnya. (tik/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































