Connect with us

Pemerintahan

Dinkes Kota Malang Gelar Implementasi K3

Published

on

IMG 20211115 WA0003
Dinas Kesehatan Kota Malang menggelar implementasi K3. (foto : fir)

 

KABARMALANG.COM – Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Perkantoran dalam Mewujudkan Tempat Kerja yang Sehat dan Aman di Lingkungan Pemkot Malang tahun 2021 digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Senin (15/11/2021) di Hotel Santika.

Penerapan K3 ini perlu diterapkan diberbagai aspek. Selain lingkungan sekitar dan pribadi, lokasi kerja atau perkantoran perlu juga untuk peduli kesehatan.

Lilik Suharti, Pengelola Program Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyampaikan ada beberapa penekanan untuk mewujudkan perkantoran sehat.

“Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 48 tahun 2016 tentang Standar K3 Perkantoran,” katanya.

Perkantoran wajib menjamin karyawannya, lanjut Lilik, untuk menerapkan keselamatan kerja, kesehatan kerja, kesehatan lingkungan kerja perkantoran dan ergonomi perkantoran.

Data di Indonesia hingga Minggu (14/11/2021) kemarin, perkantoran yang sudah mengisi Self Assesment (SA) tercatat baru 161 saja. Jawa Timur termasuk di dalamnya Kota Malang baru ada 15.

IMG 20211115 WA0004

Implementasi K3 digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Malang.(foto :fir)

“Ergonomi perkantoran ini salah satunya posisi kerja yang ekonomis. Perkantoran diharapkan melaksanakan K3, kita mengupayakan untuk perkantoran di lingkup Pemkot Malang ini pekerjanya sehat dan selamat,” ucapnya.

Dari jumlah itu di wilayah Jawa Timur terbilang masih minim. Hal inilah, yang kemudian menjadikan fokus utama Pemkot Malang melalui Dinkes Kota Malang untuk menguatkan K3 di lingkup perkantoran.

“Keselamatan kerja itu diantaranya termasuk dari keamanannya. Bahaya fisik, bahaya kimia, biologi, psikologi dan ergonomi,” jelasnya.

Bahaya fisik bisa muncul dari kondisi udara pakai AC tertutup. Kemudian, bahaya kimia dari tinta yang kerap digunakan di perkantoran.

Kemudian, bahaya biologi, munculnya virus dari benda-benda yang kerap digunakan di perkantoran. Hingga ergonomi perkantoran, bagaimana mengatur jarak meja dan kursi, hingga posisi duduk yang tepat bagi karyawan.

“Kebersihan itu perlu. Makannya harus di desain senyaman mungkin untuk tata letak ruang kerjanya,” Lilik mengakhiri.(fir/yds)

Advertisement

Terpopuler