Politik
Ketua KPU Kota Malang Apresiasi Sistem Penguatan Basis Ranting PKS

KABARMALANG.COM – “Buta terburuk adalah buta politik.” Itulah kalimat pertama yang meluncur dari Aminah Asminingtyas, SP, MSos Ketua KPUD Kota Malang saat hadir dalam pendidikan politik ranting PKS Kota Malang, Minggu (24/10).
Aminah hadir sebagai undangan DPD PKS Kota Malang untuk menjadi salah satu pembicara dalam diskusi dan Pendidikan Politik kader. Acara ini sekaligus berlangsung bersamaan dengan kegiatan pelantikan 57 Ketua DPRa PKS Kota Malang.
Aminah mengingatkan bahwa semua elemen masyarakat adalah bagian dari politik. Karena itu, semua harus sadar dan harus memahami ritme politik. Khususnya sebagai anggota partai.
“Salah satu optimalisasi peran partai yaitu membangun wawasan kebangsaan. Agar semua elemen masyarakat teredukasi untuk sadar politik,” terangnya di Hotel Santika Premiere Kota Malang.
Aminah menerangkan bahwasanya peran rakyatlah yang bisa mengonversi suara rakyat menjadi pemimpin. Suara rakyat terkonversi menjadi anggota DPRD terpilih.
Sehingga perlu wawasan khusus tentang politik agar masyarakat bisa memilih dengan rasional.
“Sejauh ini PKS sudah berjuang dengan sangat keras untuk mendidik kader-kadernya,” tuturnya.
Aminah mengapresiasi bagaimana langkah-langkah PKS untuk menguatkan partai. Bahkan sampai membentuk dewan pengurus di tingkat RW.
“Langkah PKS sangat brilian. Membentuk pengurus ranting hingga RW. PKS hanya perlu konsisten dan berkesinambungan. Perjuangan pasti akan ada buahnya,” lanjutnya.

KPUD Kota Malang hadir sebagai narasumber soal pendidikan politik dalam pelantikan DPRa PKS se-Kota Malang. (foto : ist)
Sementara itu, Ketua DPRa Kota Malang, Surya Dirgantara menyebut, KPU dan PKS memang memiliki komitmen yang sama. Yaitu melayani masyarakat den seluas-luasnya.
Tagline KPU adalah melayani. Sedangkan tagline PKS adalah bersama melayani rakyat.
“Karena itu saya sangat terbantu dengan adanya kegiatan pendidikan politik ini,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan politik sangat penting bagi para ujung tombak partai tersebut.
“Ini untuk memberikan pengetahuan tentang politik, hukum dan kemasyarakatan struktur terbawah PKS, yaitu DPRa,” tandasnya.
Dia juga menyebut, DPRa harus menjadi jembatan dan kepanjangan tangan partai dalam melayani dan membela rakyat.
“Kegiatan ini menambah pengetahuan dan pemahaman terhadap politik, hukum, pemerintahan dan pelayanan sosial di masyarakat,” ujarnya.
“Sehingga jika ada persoalan, maka DPRa bisa mencari solusi dengan sinergi bersama struktur pengurus dan dewan,” tutupnya.(carep-04/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































