Connect with us

Olahraga

Atlet Gulat Kabupaten Malang Kunci Satu Emas Di PON Papua

Published

on

Atlet Gulat Kabupaten Malang Kunci Satu Emas Di PON Papua
Shintia Eka Arfenda, atlet gulat asal Tumpang Kabupaten Malang peraih emas di PON Papua. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Atlet cabor gulat Kabupaten Malang menyumbangkan medali emas dalam ajang PON XX di Papua untuk Jawa Timur.

Pegulat putri Kabupaten Malang, Shintia Eka Arfenda, asal Kecamatan Tumpang, di hari pertama pertandingan kelompok putri di kelas 50 Kilogram (KG)-WW berhasil menyabet medali emas.

Shintia Arfenda bergabung dalam kontingen Jawa Timur berlaga di kelas 50 kilogram. Dia sukses mengalahkan pegulat Kalimantan Timur Annisa Safitria.

Ketua Bidang Prestasi (Binpres) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Timur (Jatim) Sulastiman mengaku senang atas raihan medali emas untuk Jatim tersebut.

“Hari pertama pertandingan kelompok putri, Shintia Arfenda meraih medali emas, semoga keberhasilan ini bisa menular ke atlet yang lain,” ucapnya, hari ini.

Sulastiman menjelaskan, dalam ajang PON di Papua tersebut, beberapa atlet gulat putri Kabupaten Malang akan bertanding.

“Besok dua pegulat putri kami masih bertanding Faradissa Septi turun di kelas 74 kg, dan Mutiara Ayu di kelas 63 Kg. Saya optimistis mereka bisa memperoleh medali,” jelasnya.

Apalagi, lanjut Sulastiman, para pegulat putri ini merupakan atlet andalan Kabupaten Malang, dan pernah menjuarai beberapa kejuaraan gulat.

“Faradisa ini di Pra PON berhasil mendapatkan medali emas. Tapi di PON kan emasnya tinggi. Selain itu, Mutiara Ayu juga bisa meraih emas,” terangnya.

Selain itu, Sulastiman menegaskan, meski pegulat putri Kabupaten Malang moncer, tim gulat Jatim juga masih ada dua andalan pegulat putra lainnya.

Dia yakin mereka bisa mendulang medali emas di ajang PON XX di Papua.

“Ada dua pegulat putra yang saya yakin bisa meraih emas. Yakni Hasan Sidik dan Agus Fajar keduanya asal Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji,” tuturnya.

“Mereka sudah dua kali meraih emas, di PON Jabar dan emas Pra PON. Semoga di Papua bisa tetap emas,” harapnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler