Pemerintahan
Kredit Di Kota Malang Minus Saat PPKM, Perbankan Kurang Pede

KABARMALANG.COMĀ – Pertumbuhan kredit perbankan di Kota Malang minus selama masa PPKM pada dua kuartal pertama 2021.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sampai akhir semester 1 Juli 2021, pertumbuhan kredit -0,71 persen.
“Jika dalam rupiah, maka itu sekitar Rp 19,73 triliun, turun dari angka Rp 19,86 triliun,” ujar Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri, Jumat (24/9).
Pertumbuhan kredit Kota Malang yang minus di semester 1 2021, tak lepas dari kondisi pandemi covid-19 dan PPKM.
Perbankan kurang percaya diri untuk mencairkan pengajuan utang dari masyarakat Kota Malang.
Karena, sektor utama ekonomi Kota Malang, yaitu pariwisata dan mobilitas orang, sedang tertekan.
Kota Malang terkenal sebagai daerah transit wisata menuju Kota Batu dan Kabupaten Malang.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi dari kedatangan mahasiswa luar daerah juga turut mendongkrak ekonomi kota.
āKota sektor utama ekonominya dari sektor perdagangan, industri pengolahan dan mobilitas orang. Perbankan cenderung lebih selektif dan sangat berhati-hati dalam menyalurkan kredit,ā ucap Sugiarto.
Meski Kota Malang minus, Kabupaten Malang dan Kota Batu malah mengalami pertumbuhan kredit positif.
Menurut Sugiarto, sektor ekonomi Kabupaten Malang dan Kota Batu yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah pertanian.
“Walau PPKM, petani tetap menanam. Sehingga, sektor pertanian turut mendukung pertumbuhan kredit di Kota Batu dan Kabupaten Malang,” tambahnya.
OJK mencatat, Kabupaten Malang mengalami pertumbuhan kredit sebesar 7,62 persen di akhir semester 1 2021. Dari yang semula Rp 19,24 triliun menjadi Rp 20,71 triliun.
Kemudian, Kota Batu mengalami pertumbuhan kredit 10,23 persen, dari semula Rp 1,84 triliun menjadi Rp 2,03 triliun.
OJK mengakumulasi pertumbuhan kredit Malang Raya, dan mencatat ada kenaikan sebesar 3,7 persen.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































