Connect with us

Pemerintahan

Kurangi Risiko Penyakit Tidak Menular, Wali Kota Ajak Disiplin Kesehatan

Published

on

Kurangi Risiko Penyakit Tidak Menular, Wali Kota Ajak Disiplin Kesehatan
Sosialisasi pencegahan risiko penyakit tidak menular oleh Dinas Kesehatan Pemkot Malang. (foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Sutiaji mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku disiplin guna mencegah terkena resiko Penyakit Tidak Menular (PTM).

Sutiaji menegaskan ini Rabu (23/6) saat Pertemuan Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) PTM Bagi Petugas dan Masyarakat Kota Malang.

Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi ini di Atria Hotel Malang sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini faktor resiko PTM.

Sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat. Utamanya bagi Kader Posbindu yang perlu meningkatkan peran sertanya.

Supaya, kader bisa mengendalikan, mencegah, maupun mengurangi resiko terkena PTM.

Kabar Lainnya : Puskesmas Rampal Celaket Beri Layanan Spesial Pengobatan HIV/AIDS.

Menurut Sutiaji, kegiatan ini menjadi upaya literatif yang harus viral, dari peserta kepada masyarakat luas.

Sehingga, bisa mengurangi angka kesakitan, kecacatan, maupun angka kematian akibat PTM di Kota Malang.

“Ini secara literatif harus memahamkan warga. Terutama tata cara penanggulangan penyakit tidak menular. Nanti kita juga viralkan ilmu ini ke masyarakat luas,” tutur Sutiaji.

Kemudian, demi mencegah resiko terkena PTM, Sutiaji mengajak untuk berperilaku disiplin dalam menjaga kesehatan.

“Kuncinya untuk terhindar dari resiko penyakit tidak menular maupun penyakit menular adalah disiplin. Biasakan untuk disiplin,” ringkasnya.

Sutiaji juga mengingatkan perlunya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan.

Kesadaran ini akan mendukung upaya pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan sebagaimana amanat undang-undang.

“Tetapi, ini bukan tugas negara saja. Untuk pelaksanaan dan implementasinya masyarakat juga harus terlibat ikut mendukung,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif mengingatkan akan slogan kesehatan CERDIK.

Ini merupakan enam strategi untuk mengurangi resiko terkena PTM. Di antaranya; Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress.

“Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan bersama. Sehingga kita bisa mendeteksi diri kita, mencegah adanya resiko dan juga mencegah terkena PTM. Harapannya, bisa mengurangi resiko kematian,” ujar Husnul.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler