Pemerintahan
Puskesmas Rampal Celaket Beri Layanan Spesial Pengobatan HIV/AIDS

KABARMALANG.COM – Dalam penanganan penderita HIV/AIDS di Kota Malang, saat ini ada tiga puskesmas khusus yang bisa melakukan pelayanan pengobatan HIV/AIDS.
Hal itu dibenarkan oleh Mentari Puspa Handayani, dokter sekaligus penanggung jawab Klinik HIV/AIDS Puskesmas Rampal Celaket.
“Tiga puskesmas tersebut antara lain, Puskesmas Rampal Celaket, Puskesmas Dinoyo, dan Puskesmas Kendalkerep,” ujar Mentari, kepada Kabarmalang.com, di Puskesmas Rampal Celaket, Selasa (1/12).
Ia menuturkan di tiga puskesmas itu ada layanan pemeriksaan HIV/AIDS, pemeriksaan infeksi menular seksual, dan pengobatan pasien HIV/AIDS.
Dalam pelayanannya, tiga puskesmas tersebut memiliki program inovasi bernama extra time. Khusus melayani populasi kunci, yaitu orang yang dicurigai gampang tertular virus HIV/AIDS.
“Jadi kita khususkan di luar jam pelayanan dari puskesmas. Kalau bersamaan dengan pelayanan pasien biasa. Pasien populasi kunci merasa tidak nyaman,” jelasnya.
Pelayanan extra time, sebelum ada pandemi, mulai pukul 3 sore sampai pukul 7 malam. Untuk di masa pandemi, mulai dari jam 1 siang hingga pukul 5 sore .
“Pelayanan di Puskesmas Rampal Celaket pada hari Senin dan Selasa, Puskesmas Kendalkerep hari Rabu dan Kamis, lalu Puskesmas Dinoyo di hari Jumat dan Sabtu,” bebernya.
Mentari mengatakan selama masa pandemi untuk pelayanan pemeriksaan HIV/AIDS tetap berjalan lancar, karena pemeriksaannya dengan mengambil sampel darah.
Berkaitan dengan program layanan extra time pihak puskesmas sudah mensosialisasikan kepada masyarakat.
“Kalau kita selalu sosialisasi lewat website dan instagram Puskesmas Rampal Celaket. Kita juga selalu rapat lintas sektor, dengan pihak kecamatan dan kelurahan,” jelasnya.
Program Pelaporan Pasien HIV/AIDS
Selain pemeriksaan, di Puskesmas Rampal Celaker juga terdapat program pelaporan pasien HIV/AIDS yang berkunjung.
“Pelaporan mulai dari pencatatan berapa pasien yang berkunjung setiap bulannya,” ujar Eva Humaida , PJ Program HIV dan Infeksi Menular Seksual Puskesmas Rampal Celaket.
Dari situ, lanjut Eva, akan diklasifikasikan mulai dari pemeriksaan HIV dan infeksi menular seksual. Nantinya akan dikelompokkan penyakitnya lebih spesifik.
“Laporan tersebut akan dilaporkan secara online kepada Dinkes Kota Malang dan Kementerian Kesehatan,” terangnya.
Ia menambahkan terkait program pemeriksaan HIV, selain untuk populasi kunci, juga wajib untuk ibu hamil.
“Ada pemeriksaan triple eliminasi, meliputi pemeriksaan HIV, hepatitis dan sipilis,” katanya.
Menurut Eva karena tiga penyakit itu mudah ditularkan dari ibu ke bayi. “Kalau sudah tahu sejak dini, bisa dicegah jangan sampai penyakit tersebut menular ke bayinya,”imbuhnya.
Ia mengatakan sejauh ini program tersebut berjalan efektif, karena sudah cukup baik dan jangkauannya luas, setiap satu bulan, pasien bisa mencapai 60 hingga 70 orang. (fat/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluGaji Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Aturan, dan Info Kenaikan
Serba Serbi4 minggu yang laluHari Ini Batas Akhir! Cek Jadwal Pencairan THR Natal 2025 untuk Karyawan Swasta dan ASN
Serba Serbi3 minggu yang laluHitung Mundur Tahun Baru 2026: Berapa Hari Lagi?
Peristiwa4 minggu yang laluJadwal Puasa Rajab 2025: Niat, Tanggal Penting, dan Keutamaannya
Serba Serbi4 minggu yang laluSegera Cairkan! Jadwal dan Batas Akhir Insentif Guru Non-ASN Kemenag 2025
Serba Serbi3 minggu yang laluCara Cek PIP 2025 Lewat HP: Mudah, Cepat, dan Akurat
Peristiwa4 minggu yang laluNiat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan: Hukum, Tata Cara, dan Bacaannya
Serba Serbi3 minggu yang laluUcapan Selamat Natal 2025 Terupdate: Penuh Doa, Makna, dan Menyentuh Hati




































