Connect with us

Pemerintahan

13 Orang Positif Covid-19 Di Perum Puri Nirwana Dinoyo Kota Malang

Published

on

13 Orang Positif Covid-19 Di Perum Puri Nirwana Dinoyo Kota Malang
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif (Foto: Fathi)

KABARMALANG.COM – Klaster baru covid-19 semakin bermunculan di Kota Malang. Kali ini di kawasan Perumahan Puri Nirwana RW 02 Kelurahan Dinoyo Kota Malang, Rabu (23/6).

Tepatnya di salah satu rumah kavling nomor 31. Rumah tersebut berfungsi sebagai pondok, di dalamnya ada 30 penghuni, terdiri dari 28 santri dan 2 pengasuh pondok.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif mengiyakan. Di klaster tersebut terdapat 13 orang yang terpapar covid-19.

Husnul mengatakan klaster itu berawal dari adanya salah seorang penghuni pondok yang menderita sakit beberapa hari yang lalu.

Setelah itu, seorang penghuni tersebut melakukan pemeriksaan kesehatan dan menjalani tes swab antigen. Hasil tes itu positif covid-19.

“Pihak keluarga lalu membawa pulang satu penghuni pondok yang terkonfirmasi positif covid-19 itu,” ujar Husnul kepada wartawan, Rabu (23/6).

Selanjutnya, pihak Satgas Covid-19 Kota Malang melakukan tracing dan testing kepada 29 penghuni pondok lainnya. Yakni mengadakan tes swab antigen, pada Selasa (22/6) kemarin.

“Hasil dari tes swab antigen itu ada 12 penghuni pondok yang terkonfirmasi positif covid-19. 17 lainnya negatif,” terangnya.

Sehingga, lanjut Husnul, pihak Satgas covid-19 langsung melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di kawasan pondok tersebut.

“Kami juga sudah koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan. Di situ (pondok) akan ada pengurangan interaksi dan kegiatan,” jelasnya.

Lebih jauh, tak henti-hentinya Husnul  mengimbau kepada masyarakat bahwa pandemi covid-19 ini belum selesai.

“Sehingga penerapan protokol kesehatan dan yang tambahannya seperti protokol 5M itu bisa terlaksana dengan baik,” kata Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang itu.

“Karena dengan penerapan protokol yang baik, sangat efektif mencegah penularan dan penyebaran Covid-19,” akhirnya.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler