Connect with us

Pemerintahan

Wali Kota Malang Minta Penggunaan Frekuensi Radio Dioptimalkan

Published

on

Wali Kota Malang Minta Penggunaan Frekuensi Radio Dioptimalkan
Wali Kota Malang Sutiaji dan Kepala Dinas Kominfo Nur Widianto. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Sutiaji menghadiri Sosialisasi perijinan penggunaan spektrum radio di wilayah Kota Malang tahun 2021.

Sutiaji mengapresiasi sosialisasi tersebut. “Hari ini juga pengejawantahan dari UU no 15 tahun 2019 tadi. Terus optimalkan untuk implementasi di lapangan terkait penggunaan frekuensi,” ujarnya, Rabu (23/6) di Savana Hotel.

Kabar Lainnya : Razia Yustisi Kabupaten Malang Terbanyak Nasional.

“Negara ini akan mengatur, insya allah tidak akan merugikan, apalagi penggunaan frekuensi,” tambahnya.

Komunitas serta instansi pengguna frekuensi yang ada di Kota Malang hadir dalam sosialisasi ini.

Tercatat 55 orang dari berbagai komunitas. Yaitu RJT, Rapi, radio, hotel, paguyuban dan perwakilan OPD pengguna frekuensi hadir dalam sosialisasi tersebut.

Spektrum frekuensi radio memiliki manfaat sangat strategis. Antara lain untuk keperluan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, telekomunikasi khusus, penyiaran, navigasi dan keselamatan.

Kemudian, untuk Amatir Radio dan KRAP, serta sistem peringatan dini bencana alam yang sangat terasa manfaatnya oleh masyarakat.

Adhi Cahyono, Balai Monitoring SFR Kelas I Surabaya menjadi narasumber dalam sosialisasi potensi, urgensi, dan regulasi Spektrum Frekuensi Radio (SFR).

Dia juga berbicara bersama dengan Moh Sidik, Kepala Bidang Aptika Kominfo Kota Malang. Keduanya menjelaskan terkait call center Ngalam 112 yang ada di Kota Malang.

Sementara itu Kepala Kominfo Kota Malang Muhammad Nur Widianto mengamini. Dia menyampaikan sosialisasi ini menjadi ajang sinergi bersama pengguna frekuensi di Kota Malang.

Sosialisasi ini juga sekaligus mengenalkan call center Ngalam 112. “Melalui sosialisasi ini kami harap komunitas frekuensi radio bisa saling memahami,” ujarnya.

“Di sisi lain kami ingin membangun sinergitas dalam rangka percepatan deteksi kejadian yang terjadi di lapangan. Karena apapun juga dari komunitas-komunitas ini banyak bantuan dalam pelaporan yang ada,“ ujarnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler