Connect with us

Peristiwa

Kecelakaan Motor Di Gondanglegi Malang, Tabrak Toko, Dua Meninggal

Published

on

Kecelakaan Motor Di Gondanglegi Malang, Tabrak Toko, Dua Meninggal
Lokasi kecelakaan tunggal yang menewaskan dua orang di Gondanglegi Kabupaten Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kecelakaan motor di Jalan Kendayakan, Desa Gondanglegi Wetan, Kabupaten Malang merenggut nyawa dua orang.

Kecelakaan motor di Gondanglegi Malang itu melibatkan ibu dan anak, Senin sore (14/6). Dari keterangan polisi, pengendara sepeda motor itu tidak bisa menguasai kemudi dan menabrak toko.

Kanit Laka Satlantas Polres Malang, Iptu Agus Yulianto membenarkan. Dia mengatakan bahwa polisi mendapat laporan kecelakaan yang berakibat korban meninggal dunia seketika.

Kabar Lainnya : Pria di Malang Ditemukan Tewas di Ladang Tebu.

Oleh karena itu, Unit Laka langsung menuju lokasi untuk mengetahui kronologi kecelakaan. Mulanya kendaraan Yamaha Vega M-3733-NL  melintas dari arah selatan ke utara di lokasi.

Pengendara motor adalah Heri Hartuti, 56. Sementara, anak Niko, 9, berada di tempat duduk belakang. Keduanya warga Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kabupaten Malang.

Mereka berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Tetapi, sesampainya di simpang tiga lokasi kecelakaan, pengemudi tidak dapat menguasai stir dan rem.

Sehingga, pengendara menabrak toko yang ada di utara jalan.

“Kecelakaan itu mengakibatkan pengendara motor luka benturan kepala dan meninggal dunia di TKP. Sementara anak di boncengan, meninggal dunia dalam perawatan di RSI Gondanglegi,” ungkap Agus, Senin (14/6).

Korban kecelakaan meninggal dunia di TKP langsung menuju RSUD Kanjuruhan. Sementara, anak Niko awalnya masih dalam kondisi kritis.

Namun, rupanya anak Niko juga sudah sekarat. Sehingga, nyawanya putus setelah beberapa saat di RSI Gondanglegi.

“Saat kecelakaan, keduanya mengalami benturan pada kepala (karena tidak mengenakan helm),” terang dia.

Dari video CCTV, terlihat beberapa pengendara yang melintas di kawasan Jalan Kendayakan melaju dengan kecepatan sedang. Karena kontur jalan sedikit menurun dan terdapat simpang tiga.

Tetapi dari arah selatan, muncul sepeda motor nahas itu. Ibu tersebut membonceng anak dengan tidak menggunakan helm melaju cukup kencang.

Kabar Lainnya : Tahun 2020, Kecelakaan di Kota Batu Menurun.

Pengemudi sepeda motor tidak mengetahui kawasan tersebut seraya terus melaju hingga kecelakaan dengan menabrak toko.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler