Peristiwa
Kecelakaan Poncokusumo Malang Klaim 7 Nyawa, Ini Kronologi Resminya

KABARMALANG.COM – Kecelakaan Poncokusumo Kabupaten Malang telah merenggut 7 nyawa penumpangnya, Rabu (26/5).
Sementara, 5 lainnya mengalami luka-luka. Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar pun memaparkan kronologi kejadian hasil penyelidikan kecelakaan Poncokusumo Kabupaten Malang.
“Semula pick up L300 N 9610 BD melaju kencang dari timur ke barat. Tetapi, kendaraan ini kemudian lepas kendali,” ujar Hendri kepada Kabarmalang.com, Rabu sore (26/5).
Kabar Lainnya : Kecelakaan Poncokusumo Malang Tragis, Tewaskan Setidaknya 5 Orang.Â
Hendri pun menyebut, kendaraan dan menabrak pohon di pinggir jalan sebelah kiri. Alhasil, beberapa penumpang di bak belakang terlempar keluar kendaraan.
Mereka juga terjatuh ke selokan di pinggir jalan. Tetapi, ada beberapa penumpang termasuk sopir tetap berada di kendaraan.
Bagian depan sebelah kiri pick up tersebut pun remuk. Sehingga, posisi penumpang depan sebelah kiri langsung head to head dengan pohon.
Akibat kecelakaan tersebut, 7 orang meninggal. Sedangkan, lima mengalami luka-luka, termasuk sopir yang selamat dari malapetaka tersebut.
“Supir mengalami luka-luka, perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar bersama tiga orang lain. Satu orang perawatan di RS Sumber Sentosa,” ringkasnya.
Menurut Hendri, rombongan penumpang itu semuanya berasal dari Desa Ledoksari Tumpang. Mereka baru mendatangi Ranupane Lumajang untuk arisan keluarga.
Kabar Lainnya : Korban Kecelakaan Poncokusumo Menjadi 7 Orang, Baru Pulang Arisan.
Saat perjalanan pulang kembali ke Tumpang inilah, peristiwa nahas tersebut terjadi. Hendri menyebut, hasil penyelidikan polisi menduga bahwa sopir mengantuk.
Sehingga, kendaraan tersebut lepas kendali dan menabrak pohon di sebelah kiri. Peristiwa ini juga tergolong kecelakaan tunggal.
“Hasil penyelidikan, dugaan kami sopir mengantuk sebelum akhirnya menabrak pohon,” tambahnya.
Seperti berita Kabarmalang.com sebelum ini, tujuh orang meninggal dalam kecelakaan Poncokusumo Kabupaten Malang.
Mereka adalah penumpang pick up L300 yang memuat total 12 orang termasuk sopir.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































