Pemerintahan
Babinsa Koramil Lowokwaru Kota Malang Dampingi Vaksinasi Lansia

KABARMALANG.COM – Vaksinasi lansia bergulir lagi di Kota Malang, Rabu (28/4). Contohnya, pelaksanaan vaksinasi di Jalan Sudimoro, Kelurahan Mojolangu.
Ini merupakan vaksinasi lanjutan kedua kepada lansia. Pesertanya merupakan lansia RW 5, 6, 7 dan 11 Kelurahan Mojolangu.
Total ada 105 lansia yang suntik di Puskesmas Mojolangu. Babinsa Kelurahan Mojolangu Sertu Bambang membenarkan.
Kabar Lainnya : Diduga Karena Miras Oplosan, Tiga Warga Mojolangu Meninggal.
Dia ikut mendampingi vaksinasi kedua untuk lansia. Dia juga hadir untuk menjaga pelaksanana protokol kesehatan 3M.
Menurutnya, vaksinasi ini harus melalui empat tahapan. Pertama, proses registrasi. Kedua, skrining kesehatan. Ketiga, proses pemberian vaksin. Terakhir, observasi selama 30 menit.
Selanjutnya, Bambang mengatakan vaksinasi lansia berlangsung 4 hari. “Alhamdulilah semua berjalan lancar sesuai harapan,” ujar Bambang.
Dia berharap vaksinasi dapat memutus penularan virus covid-19. Dia pun berharap vaksin dapat meningkatkan imunitas para lansia.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































