Connect with us

Peristiwa

Gempa Dahsyat Di Malang Merenggut Tiga Nyawa, Kata BPBD

Published

on

Gempa Dahsyat Di Malang Merenggut Tiga Nyawa, Kata BPBD
Salah satu rumah warga di Kabupaten Malang roboh akibat goncangan gempa yang terjadi pada Sabtu (10/4). (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Gempa dahsyat di Kabupaten Malang merenggut 3 nyawa, Sabtu (10/4) sore. Tiga korban jiwa merupakan warga Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bagyo Setiono membenarkan.

“Untuk identitas dan lokasi tepatnya masih kita monitor,” ungkapnya, Sabtu (10/4) malam.

Belum terkonfirmasi, bagaimana kronologi gempa dahsyat di Malang yang renggut tiga nyawa ini.

Selain 3 orang meninggal tersebut, Bagyo juga mengatakan ada 2 orang yang mengalami luka ringan di kawasan yang sama (Kecamatan Ampelgading).

Sementara itu, BPBD juga memonitor evakuasi warga terdampak gempa bumi. Dia mengatakan masing-masing mengungsi ke saudara-saudara terdekatnya masing-masing.

Sehingga, BPBD tidak menyediakan posko pengungsian.

“Karena warga sepakat mengungsi ke rumah saudara dan tetangga terdekatnya masing-masing, sekaligus dengan kebutuhan makanannya,” tuturnya.

Hanya saja, Bagyo tidak menampik bahwa BPBD Kabupaten Malang akan memberikan bantuan di kemudian hari.

“Bantuannya masih kita koordinasikan dengan tim kami. Saat ini tim kami bergerak untuk memonitor dampak gempa tadi,” akhirnya.

Seperti berita sebelum ini, Malang Raya dan sekitarnya tergoncang gempa. Kekuatan gempa terkonfirmasi 6,1 SR.

Alhasil, puluhan bangunan di Malang selatan rusak parah. Begitu juga, korban nyawa berjatuhan.

Selain tiga korban di Ampelgading Kabupaten Malang, satu orang meninggal di Lumajang akibat gempa.

Tepatnya, di jalan perbukitan Piket Nol, perbatasan Kabupaten Malang-Lumajang. Seorang pengendara motor meninggal tertimpa longsoran batu akibat gempa bumi.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler