Connect with us

Pemerintahan

Kodim 0833 Kota Malang Dorong Toleransi Antar Agama

Published

on

Kodim 0833 Kota Malang Dorong Toleransi Antar Agama
Kodim 0833 Kota Malang mendorong toleransi antar umat beragama demi kebhinekaan dan NKRI. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kodim 0833 Kota Malang mendorong lahirnya kerukunan umat beragama. Ini dalam rangka mewujudkan sikap toleransi.

Yakni sikap saling menghormati dan menghargai antar penganut agama lain. Serta untuk memperkuat kerukunan umat beragama.

Pembinaan toleransi ini bertempat di Aula Makodim 0833 Jalan Kahuripan Kota Malang. Selasa (23/03). Anggota Kodim 0833/Kota Malang mengikuti pembinaan ini.

Kabar Lainnya : Wujud Toleransi, Misa Natal Gereja HKBP Malang Usai Sholat Jumat.

Termasuk, keluarga besar TNI, tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan pemuda. Kasdim 0833/Kota Malang Mayor Arm Chairul Effendi mewakili Dandim membuka acara pembinaan ini.

Dia menyampaikan, Indonesia adalah negara dengan kebhinnekaan. Mulai dari suku, budaya, adat istiadat sampai dengan agama.

Kebhinnekaan inilah yang menjadi pemersatu bangsa. Sehingga, Indonesia memiliki beragam agama.

Dandim berharap, prajurit TNI serta elemen masyarakat benar- benar memahami tentang arti toleransi umat beragama.

Sehingga, antar umat beragama dapat saling menerima, saling menghargai dan saling menghormati keyakinan masing-masing. Kemudian, saling tolong-menolong dan bekerjasama dengan perbedaan serta keyakinan agama yang ada.

“Kami harap akan terwujudnya sikap toleransi antar umat beragama. Yaitu sikap saling menghormati dan menghargai antar penganut agama lain,” ujar Chairul.

“Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain untuk menganut agama kita. Tidak mencela/menghina agama lain dengan alasan apapun. Dengan kesediaan untuk menerima adanya perbedaan keyakinan dengan orang lain,” tuturnya.

Menurutnya, semua harus dan wajib menghormati hak asasi manusia. Terutama untuk kemerdekaan di dalam menganut agama dan kepercayaan.

Apalagi, pemerintah telah menjamin dalam Undang-Undang. “Seluruh warga negara harus hidup berdampingan. Demi menjaga kerukunan antar umat beragama.”ringkasnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler