Connect with us

Peristiwa

Kabar Cuaca Kabupaten Malang, Hujan Es Menyerbu Bululawang

Published

on

Kabar Cuaca Kabupaten Malang, Hujan Es Menyerbu Bululawang
Tangkapan layar video hujan es yang diunggah oleh akun Twitter @jserenity_.(Foto : Tangkapan layar)

 

KABARMALANG.COM – Kabar cuaca Kabupaten Malang mengabarkan hujan es. Fenomena alam ini melanda Bululawang.

Akun Twitter, @jserenity_ membagikan video hujan es itu. Dia menyebut hujan es melanda Talangsuko, Kecamatan Turen. Dia mengunggah cuitannya Rabu (10/3) sore.

Kabarmalang.com mencoba menelusuri kebenaran video itu. Namun, hasilnya nihil.

Sekretaris Desa Talangsuko, Budi menepis bahwa desanya terserang hujan es. Faktanya, hujan es itu menyerbu Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang.

“Teman saya di Wandanpuro kirim video kemarin. Hujan es itu di desanya. Kalau di Talangsuko, Turen saya pastikan tidak ada,” ungkap Budi, Kamis (11/3).

Kabar Lainnya : Langka! Fenomena Cincin Matahari, Begini Penjelasan Kepala Stasiun Geofisika Karangkates Malang.

Sementara, BMKG Karangploso memastikan kabar cuaca Kabupaten Malang ini normal. Gejala alam semacam itu mungkin saja terjadi di Indonesia.

“Hanya saja, sifatnya lokal. Mungkin satu desa ada hujan es meskipun tidak lebat. Tapi desa lain belum tentu terjadi meskipun hujannya lebat,” terang Prakirawan BMKG Karangploso, Edythya Ferlani W.

gettyimages 1242939504 612x612 1

Ilustrasi pekarangan rumah yang terkena hujan es. (Foto : Getty Images)

Edythya pun menerangkan hubungan sebab akibat fenomena hujan es. Mulanya, udara hangat, lembab dan labil terjadi di permukaan bumi.

Kemudian akibat radiasi matahari, massa udara tersebut ke atmosfer. Kemudian, massa udara mengalami pendinginan.

“Akibatnya akan memunculkan awan Cumulonimbus yang menjulang tinggi. Sampai level freezing,” ringkasnya.

Karenanya, terbentuklah kristal-kristal es yang cukup besar. Hasil dari gaya potensial, kristal es ini biasanya jatuh.

“Kristal es bergesekan dengan materi-materi di bawahnya. Alhasil, terjadi hujan cair,” ujarnya.

Umpananya, terjadi hujan es sampai ke bumi. Itu karena tidak adanya gesekan dengan materi di bawahnya.

“Hal ini biasanya karena adanya angin kencang di atas. Maka jatuhlah kristal es itu tanpa mencair,” pungkas Edythya.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler