Pemerintahan
Imlek 2021, Ini Permintaan Menteri Agama Kepada Umat Konghucu

KABARMALANG.COM – Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengimbau umat Konghucu untuk merayakan Imlek 2021 dengan cara sederhana. Karena saat ini Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19.
“Karena situasinya sekarang berbeda, Indonesia dan dunia sedang mengalami Covid-19. Saya kira umat Konghucu juga harus mawas diri. Bahwa perayaan Imlek 2021 bisa terhelat dengan cara yang sederhana,” ungkap Menag saat konferensi pers melalui akun YouTube Istana Kepresidenan, dalam rilis Diskominfo Kota Batu kepada Kabarmalang.com, Kamis (11/2).
Baca Juga : Ormas Malang Bersatu, Sepakat Tolak Intoleransi.
Menurutnya, Imlek merupakan acara ritual tahunan yang melambangkan syukur kepada Tuhan.
“Pada prinsipnya, perayaan Imlek ini adalah ungkapan syukur kepada Tuhan. Biasanya selain bagi-bagi angpau, lalu ada atraksi barongsai. Ungkapan syukur kepada Tuhan juga terlaksana dengan silaturrahmi, saling mengunjungi kalau di umat muslim,” tambah Menteri Agama.
Cara-cara tersebut biasanya mengundang keramaian serta kontak fisik. Oleh karena itu, Menteri Agama mengimbau untuk mencari alternatif lain dalam berkumpul bersama keluarga.
“Saya kira silaturrahmi ini bisa ganti dengan cara-cara yang saling menjaga satu sama lain dari pandemi covid-19 ini. Misalnya dengan cara virtual,” ujar Menteri Agama.
“Saya sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh agama Konghucu. Serta tokoh-tokoh Tionghoa tentu saja, terkait dengan pelaksanaan Imlek 2021,” tandasnya.
“Agar terlaksana secara sederhana, melalui virtual. Saya kira itu juga tidak akan mengurangi makna dari perayaan Imlek 2021,” tambahnya.
Menteri Agama menekankan agar perayaan Imlek ini menjadi momentum refleksi diri dan memperbaharui diri. Untuk bisa menjadi insan/manusia yang lebih baik.
Menteri Agama juga mengajak umat Konghucu untuk berdoa supaya bangsa Indonesia dan umat manusia terbebas dari pandemi covid-19.(fir/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































