Connect with us

Pemerintahan

RS Lapangan Diresmikan, Waiting List Sudah 25 Pasien

Published

on

20201216 124407 scaled
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat peresmian RS Lapangan Ijen Boulevard (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meresmikan RS Lapangan. Dia datang ke Polkesma, Ijen Boulevard. Rabu (16/12).

Khofifah hadir bersama dua pimpinan daerah Malang. Yaitu, Wali Kota Malang, Sutiaji dan Bupati Malang, Sanusi.

Termasuk, Direktur RSSA Malang, Kohar Hari Santoso RS Lapangan sudah menerima 25 waiting list pasien covid-19.

“Ada 25 pasien yang sudah waiting list. Sebaiknya besok masuknya. Biar sekarang di-clear-kan. Agar dipersiapkan segala sesuatunya sudah siap,” ujar Khofifah kepada wartawan, Rabu (16/12).

RS Lapangan diprioritaskan untuk pasien bergejala ringan dan sedang. Supaya, RS rujukan tidak overcapacity.

“Gunanya untuk relaksasi layanan RS rujukan. Itu untuk pasien gejala sedang sampai berat,” jelas Khofifah.

RS Lapangan diharap berjalan seiring dengan penegakan protokol kesehatan. Masyarakat harus disiplin prokes. Jika tidak, RS Lapangan pun akan penuh.

Sebagai info, RS Lapangan memiliki daya tampung 306 pasien. Ada berbagai fasilitas di dalam RS Lapangan.

Tujuannya, agar pasien tetap enjoy, dan meningkatkan imun.

“Tersedia fasilitas dan sarana hiburan. Ada tempat karaoke, baik di area laki-laki maupun perempuan,” terang Kohar Hari Santoso, PJ RS Lapangan.

Lalu, smart tv tersambung dengan wifi di kamar pasien. Tujuannya agar pasien bisa menonton hiburan dan berita.

Direktur RSSA Malang tersebut juga mengatakan ada sarana olahraga. Yakni tempat gym dan jogging track.

“Sarana ibadah musala juga kami siapkan,” tambahnya.

Di berbagai sudut RS Lapangan, telah dipasang CCTV.  Tujuannya, untuk memantau kondisi pasien.

Lalu, telepon di kamar pasien, terkoneksi ke command center. Ini untuk melayani pasien yang ingin menyampaikan keluhan.

Jumlah nakes mengikuti perkembangan pasien yang masuk.

“Nanti akan berkembang, kalau pasiennya banyak. Kalau ternyata tidak sampai, akan kami cukupkan,” jelasnya.

RS Lapangan juga telah menyiapkan beberapa peralatan kesehatan.

“Telah disiapkan high care unit. Alat High Flow Nasal Cannula (HFNC) plus monitornya. Serta, fasilitas latihan fisioterapi,” ungkapnya.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler