Pemerintahan
Jasa Ekspedisi Masih Menjadi Favorit Pengedaran Narkoba Di Kabupaten Malang

KABARMALANG.COM – Jasa ekspedisi tampaknya masih menjadi sarana favorit pengedar narkoba untuk menyelundupkan barangnya ke Kabupaten Malang.
Terbukti, menurut Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol Laut PM Candra Hermawan sepanjang tahun 2020 ini, mayoritas masuknya narkoba di Kabupaten Malang melalui ekspedisi.
“Ya, jasa ekspedisi masih cukup rawan untuk pengdaran narkoba. Transaksinya biasanya melalui sambungan elektronik, baik internet maupun telepon. Sedangkan pengirimannya melalui jasa ekspedisi,” terangnya saat dikonfirmasi, Selasa (15/12/2020).
Modus operadinya, barang itu dimasukkan dalam sebuah barang kebutuhan sehari-hari, seperti baju lalu dikirim melalui jasa ekspedisi.
Lantas, sebagai upaya meminimalisir hal semacam itu, BNN Kabupaten Malang bekerjasama dengan beberapa ekspedisi untuk turut memantau peredaran narkoba tersebut.
“Pemantauannya biasanya kita lakukan melalui perusahaan ekspedisi pusat,” terang Candra.
“Terbaru, beberapa waktu lalu kami berhasil mengamankan barang jenis pil duble L yang dikirim melalui ekspedisi sebanyak 70 butir,” sambungnya.
Sementara itu, sasaran peredaran narkoba itu sendiri, menurut Candra untuk di Kabupaten Malang kabanyakan adalah di Kecamatan Kepanjen dan Sumbermanjing Wetan.
“Sedangkan pengirimannya kebanyakan dari wilayah Madura,” bebernya.
Sepanjang tahun 2020 ini, BNN Kabupaten Malang berhasil mengamankan 1 peredaran narkoba di Kabupaten Malang. Selebihnya banyak yang ditangani oleh pihak kepolisian resort Malang.
“Kalau data di kami hanya satu. Yang paling banyak kasus narkoba diungkap dan ditangani oleh Polres Malang,” tutup Candra. (imr/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































