Pemerintahan
Malang Hujan Lebat, BMKG Waspada Bencana

KABARMALANG.COM – Malang Raya sedang dilanda hujan lebat. Awal Desember 2020 ini, intensitas hujan lebat cukup tinggi.
Akibatnya, sejumlah wilayah mengalami tanah longsor sepekan terakhir. Contohnya Kecamatan Kasembon yang dilanda longsor Senin (7/12) lalu.
Hujan lebat Malang Raya sudah diprediksi BMKG Karangploso. Hujan lebat disertai kilat sudah dimulai 11 Desember.
“Mulainya adalah 11 Desember. Kami prediksi berakhir akhir Desember ini,” kata Kepala Sub Bagian Observasi dan Informasi BMKG Karangploso Malang, Anung Suprayitno kepada wartawan.
Hujan lebat Malang Raya, dipengaruhi angin Monsun Asia. Angin ini berembus kencang di wilayah Jawa Timur.
“Maka terjadilah kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil. Selain itu, juga memicu adanya pusaran angin. Curah hujan meningkat di wilayah Jawa Timur. Termasuk Malang Raya,” paparnya.
Karena itu, warga Malang Raya diminta waspada. Mereka yang tinggal di wilayah rawan diminta berhati-hati.
“Hujan lebatnya kadang disertai puting beliung. Bisa juga disertai kilat atau petir. Termasuk hujan es,” ujarnya.
Potensi bencana, misalnya banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Sementara itu, BPBD Kabupaten Malang juga mewaspadai hujan lebat.
Masyarakat penghuni daerah rawan bencana diminta waspada. Cuaca ekstrem sekarang harus diantisipasi.
“Angin kencang dan hujan lebat intensitas tinggi sedang terjadi. Mari waspada di lingkungan masing-masing,” terang Bambang Istiawan, Kepala BPBD Kabupaten Malang saat dikonfirmasi, Sabtu (12/12).
Hujan lebat di Malang rawan membikin bencana tanah longsor. Banjir serta pohon tumbang juga mungkin terjadi.
Wilayah yang berpotensi longsor salah satunya Ampelgading. Dampit dan Kasembon juga rawan.
“Sebab di sana banyak tebing yang tinggi. Sementara wilayah yang berpotensi banjir Sumbermanjing Wetan. Serta, beberapa kecamatan lain,” katanya.
BPBD menyiagakan seluruh peralatan penanganan bencana. Contohnya, alat berat dan gergaji pemotong pohon. Kendaraan operasional juga di-standby-kan.
Ini untuk mempercepat penanganan bencana alam Kabupaten Malang,
“Sarpras kami siap semua. Kami standby di kantor dan beberapa pos lapang,” tutupnya.(im/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































