Pemerintahan
Tiga Warga Kabupaten Malang Positif COVID-19 Klaster Sukolilo

KABARMALANG.COM – Tiga warga Kabupaten Malang dinyatakan positif COVID-19. Mereka merupakan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia-Pelatihan Petugas Haji Indonesia (Klaster TKHI-PPHI) yang mengikuti kegiatan sosialisasi di Asrama Haji Sukolilo, Kota Surabaya 18 Maret 2020 lalu.
Ketua Pusat Pengendali Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo mengatakan, berdasarkan hasil swab yang diterima, ketiganya dinyatakan positif COVID-19.
“Mereka merupakan TKHI klaster Sukolilo (Asrama Haji). Ini berdasarkan riwayat yang dimiliki,” kata Arbani, Kamis (9/4/2020).
Meskipun menyandang status positif COVID-19, ketiga orang tersebut yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan itu menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Karena mereka OTG, tetapi hasil swabnya positif. Kita minta lakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang ini.
Setiap hari ketiga pasien ini diminta mengirimkan gejala beserta kondisi kesehatannya melalui pesan aplikasi WhatApps kepada petugas.
“Jika dilaporkan mengalami gejala, batuk, disertai sesak nafas atau mirip gejala klinis COVID-19. Maka akan langsung dievakuasi ke rumah sakit rujukan,” urainya.
Arbani menambahkan, awal pengambilan swab dari ketiga pasien ini adalah hasil penelusuran warga Kabupaten Malang yang mengikuti kegiatan sosialisasi penyelenggaraan haji di Asrama Haji Sukolilo, Kota Surabaya pada tanggal 8 sampai 18 Maret 2020 lalu.
“Karena ada dalam satu ruangan itu yang kemudian positif COVID-19. Kita kemudian menelusuri dan melakukan pengambilan swab. Hasilnya positif juga,” imbuhnya.
Arbani mengharapkan, ketiga warga tersebut mengikuti protokol yang telah diberikan. Seperti melaporkan perkembangan kondisi kesehatannya, tidak keluar rumah dan melaksanakan pola hidup sehat. Sehingga nanti kekhawatiran sampai dilakukan isolasi di rumah sakit rujukan tidak terjadi.
Sebelumnya, tiga pasien positif COVID-19 yang merupakan satu keluarga asal Dau, Kabupaten Malang, dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari RSUD Kanjuruhan.
Data per 8 Maret 2020, jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) di Kabupaten Malang telah mencapai 2.138 orang, ODP sebanyak 176 orang, dan PDP sebanyak 61 orang.
Sedangkan, OTG mencapai 29 orang, sementara positif COVID-19 berjumlah 10 orang termasuk didalamnya pasien yang telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan serta yang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan. (rjs/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































