Connect with us

Peristiwa

Harga Bensin Amerika Serikat Maret 2026 Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

Published

on

Harga Bensin Amerika Serikat Maret 2026 Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah
Harga bensin di Amerika Serikat (AS) resmi menyentuh level tertinggi dalam setahun terakhir pada hari ini, Selasa, 24 Maret 2026 (istimewa)

KABARMALANG.COMHarga bensin di Amerika Serikat (AS) resmi menyentuh level tertinggi dalam setahun terakhir pada hari ini, Selasa, 24 Maret 2026, dengan rata-rata nasional melonjak ke kisaran $3,72 hingga $3,85 per galon.

Kenaikan drastis ini dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah (melibatkan AS, Israel, dan Iran) yang menyebabkan gangguan pasokan minyak mentah global dan blokade di Selat Hormuz.

Situasi ini memaksa para komuter di seluruh negara bagian, khususnya di California, untuk menghadapi tekanan ekonomi akibat biaya energi yang membengkak hanya dalam waktu beberapa pekan.

​Rangkuman Harga BBM di Amerika Serikat (Update 24 Maret 2026)

​Berikut adalah detail harga bensin berdasarkan data terbaru dari AAA dan EIA:

​Rata-rata Nasional: Berada di angka $3,72 per galon untuk bensin oktan reguler.

​Harga per Liter (Oktan-95): Jika dikonversi, rata-rata harga mencapai sekitar $0,98 hingga $1,02 per liter.

​Persentase Kenaikan: Terjadi lonjakan sekitar 23,6% hingga 45% di beberapa titik distribusi dibandingkan awal tahun 2026 sebelum pecahnya konflik.

​Harga Minyak Mentah: Brent Crude melonjak melewati ambang $115 – $120 per barel, yang menjadi faktor utama penentu harga di pompa bensin.

​Variasi Harga Berdasarkan Wilayah

​Perbedaan harga antar negara bagian di AS sangat mencolok karena faktor pajak lokal dan jarak dari kilang minyak:

Wilayah / Negara Bagian

Harga Rata-rata (Per Galon)

Status

California

$5,34 – $5,53

Wilayah Termahal

Washington (State)

$4,72 – $4,92

Sangat Tinggi

Hawaii

$4,69 – $4,96

Sangat Tinggi

Kansas

$3,01 – $3,15

Wilayah Termurah

Oklahoma

$3,03 – $3,22

Sangat Murah

Mengapa Harga Bensin di AS Terus Naik?

​Kenaikan ekstrem ini bukan tanpa alasan. Berikut adalah faktor-faktor geopolitik yang mendasarinya:

​Blokade Selat Hormuz: Sekitar 20% pasokan minyak dunia melewati jalur ini. Gangguan distribusi menyebabkan kelangkaan stok global.

​Serangan Fasilitas Energi: Laporan mengenai drone yang menargetkan ladang minyak dan kilang di Timur Tengah membuat pasar spekulasi khawatir.

​Permintaan Musiman: Memasuki musim semi (Spring Break), permintaan bensin di AS secara alami meningkat seiring lebih banyaknya warga yang berkendara.

​Prediksi Analis: Jika ketegangan di Iran tidak segera mereda, para ahli ekonomi dari Goldman Sachs memperingatkan bahwa harga bensin bisa terus merangkak naik hingga menembus angka $4,00 per galon secara nasional pada musim panas mendatang.

Advertisement

Terpopuler