Connect with us

Peristiwa

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp50.000: Investor Pantau Peluang Borong di Tengah Pelemahan Pasar Global

Published

on

Update Harga Emas Hari Ini: XAU/USD Rebound ke Level USD 4.495 di Tengah Ketegangan Geopolitik
Para investor logam mulia di Indonesia dikejutkan dengan harga emas Antam yang mengalami penurunan tajam sebesar Rp50.000 per gram (istimewa)

KABARMALANG.COM – Para investor logam mulia di Indonesia dikejutkan dengan harga emas Antam yang mengalami penurunan tajam sebesar Rp50.000 per gram pada hari ini, Senin, 23 Maret 2026.

Penurunan signifikan ini membawa harga emas Antam ke level Rp2.843.000 per gram, dipicu oleh melemahnya harga emas dunia yang kini berada di bawah level USD 4.400 per troy ons.

Fenomena ini terjadi akibat menguatnya indeks Dolar AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga tinggi dari bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Sehingga memicu aksi ambil untung (profit taking) di pasar komoditas. Situasi ini menjadi momen krusial bagi masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Malang.

Untuk mempertimbangkan strategi “buy on dip” atau membeli saat harga rendah melalui gerai resmi seperti Butik Emas Logam Mulia maupun Pegadaian.

Daftar Harga Emas Batangan Terbaru (Senin, 23 Maret 2026)

​Berikut adalah perbandingan harga beli emas dari berbagai produsen utama per gram:

Jenis Emas

Harga Jual Hari Ini

Perubahan Harga

Emas Antam

Rp 2.843.000

Turun Rp 50.000

Emas Galeri 24

Rp 2.920.000

Stabil

Emas UBS

Rp 2.933.000

Stabil

Emas Digital

Rp 2.783.456

Fluktuatif

Estimasi Harga Buyback (Terima Kembali)

​Bagi Anda yang ingin mencairkan investasi, berikut adalah estimasi harga beli kembali di gerai resmi:

​Buyback Antam: Rp2.560.000 per gram.

​Buyback Galeri 24: Rp2.600.000 – Rp2.700.000 (tergantung kebijakan outlet).

Analisis: Mengapa Harga Emas Dunia Melemah?

​Berdasarkan data Trading Economics, pelemahan harga emas hingga di bawah level psikologis dipengaruhi oleh:

​Sentimen The Fed: Ekspektasi suku bunga tinggi yang berkepanjangan untuk menekan inflasi global.

​Ketegangan Geopolitik: Meskipun ada konflik di Timur Tengah, penguatan nilai tukar Dolar AS seringkali menjadi instrumen safe haven pesaing yang menekan emas.

 

Advertisement

Terpopuler