Connect with us

Peristiwa

Harga Perak Antam Hari Ini Senin 16 Maret 2026: Berada di Level Rp50.850 per Gram di Tengah Pelemahan Pasar Global

Published

on

Update Harga Perak Hari Ini, Senin 23 Maret 2026: Tren Penurunan Berlanjut, Waktunya Akumulasi?
Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau berada di posisi Rp50.850 per gram pada perdagangan hari ini (istimewa)

KABARMALANG.COM – Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau berada di posisi Rp50.850 per gram pada perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026).

Pergerakan harga perak domestik ini dipengaruhi oleh kondisi pasar komoditas dunia yang sedang mengalami tren penurunan ke kisaran $78,66 – $80 per ounce akibat penguatan indeks dolar AS yang menekan harga logam mulia secara global.

Penurunan harga spot sekitar 3,3% dalam tiga hari terakhir ini menjadi momentum bagi para investor di Indonesia untuk melakukan diversifikasi portofolio melalui perak batangan maupun produk perak murni lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin memulai investasi dengan modal lebih rendah dibandingkan emas, harga perak saat ini menawarkan titik masuk yang menarik melalui platform marketplace resmi maupun butik logam mulia.

Daftar Harga Perak Antam Terbaru (Maret 2026)

​Berikut adalah estimasi harga perak batangan Antam berdasarkan harga dasar per gram hari ini:

​1 Gram: Rp50.850

​250 Gram: Rp12.712.500

​500 Gram: Rp25.425.000

​1000 Gram (1 Kg): Rp50.850.000

Harga Produk Perak Murni & Perhiasan di Pasaran

​Selain batangan Antam, beberapa produk perak populer di platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Blibli menunjukkan variasi harga sebagai berikut:

​Perak Murni 99,99% (5 Gram): Rp599.000 (Produk Retail).

​Perak StarSilver (10 Gram): Rp945.000.

​Perak Batangan Heraeus (1 Kg): Rp68.764.000 (Brand Internasional).

​Cincin Perak S925 (Serenity Jewellery): Rp689.000.

Analisis Indikator Pasar Global

​Pelemahan perak dipengaruhi oleh beberapa faktor teknis:

​Harga Spot: Bertahan di level $78,66 per ounce, terkoreksi cukup dalam dari pekan sebelumnya.

Dinamika Dolar: Penguatan mata uang dolar AS membuat harga komoditas yang dipatok dalam USD menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan cenderung menurun.

​Prospek Industri: Permintaan perak untuk sektor industri teknologi dan panel surya tetap menjadi penopang harga jangka panjang meski terjadi fluktuasi jangka pendek.

 

Advertisement

Terpopuler