Connect with us

Peristiwa

Kabar Duka: Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno Meninggal Dunia

Published

on

Kabar Duka: Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno Meninggal Dunia
Indonesia berduka. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, dikabarkan meninggal dunia pada hari ini (istimewa)

KABARMALANG.COM – Indonesia berduka. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Senin (2/3/2026).

Beliau mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 07.00 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, setelah sempat menjalani perawatan intensif.

Profil Singkat Jenderal Try Sutrisno: Sosok Bersahaja & Berintegritas

​Try Sutrisno dikenal sebagai salah satu putra terbaik bangsa dengan karier militer dan politik yang cemerlang. Berikut adalah perjalanan hidup sang Jenderal:

​Jabatan Terakhir: Wakil Presiden RI (1993–1998) mendampingi Presiden Soeharto.

​Karier Militer Utama: Pernah menjabat sebagai Panglima ABRI (1988–1993) dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Kedekatan dengan Soeharto: Dimulai saat beliau terpilih menjadi ajudan Presiden pada tahun 1974.

​Integritas & Kesederhanaan: Salah satu kisah yang paling dikenang adalah saat beliau harus mencicil rumah dinas selama 15 tahun setelah pensiun, mencerminkan kejujurannya sebagai pejabat negara.

Biodata & Data Diri

Keterangan

Detail

Nama Lengkap

Try Sutrisno

Lahir

Surabaya, 15 November 1935

Wafat

Jakarta, 2 Maret 2026 (Usia 90 Tahun)

Pendidikan Militer

Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD) 1959

Jabatan Terakhir

Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP

Rencana Pemakaman Militer

​Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Sebagai tokoh nasional dan mantan Panglima ABRI, prosesi pemakaman rencananya akan dilakukan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

Update Terkini: Tokoh-tokoh nasional dan pejabat negara mulai berdatangan ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang juga aktif di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.

 

Advertisement
Advertisement

Terpopuler