Connect with us

Serba Serbi

Bacaan Niat Puasa Ramadhan: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Published

on

Bacaan Niat Puasa Ramadhan: Arab, Latin, dan Terjemahannya
Mengucapkan niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari, terhitung sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbitnya fajar (istimewa)

KABARMALANG.COM – Niat merupakan rukun utama dalam ibadah puasa. Mengucapkan niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari, terhitung sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbitnya fajar (waktu Subuh).

Hal ini berfungsi untuk menegaskan kesungguhan seorang Muslim dalam menunaikan kewajiban di bulan suci.

Lafaz Niat Puasa Ramadhan (Harian)

​Berikut adalah bacaan niat puasa yang umum digunakan oleh mayoritas umat Muslim di Indonesia:

Teks Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Teks Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya:

​”Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

 

Penting: Kapan Waktu Terbaik Membaca Niat?

​Sesuai dengan Mazhab Syafi’i, niat puasa wajib harus dilakukan setiap malam (Tabyit).

Namun, untuk mengantisipasi jika seseorang lupa berniat di malam hari, para ulama menyarankan untuk membaca niat puasa Ramadhan satu bulan penuh pada malam pertama Ramadhan.

Advertisement

Terpopuler